Penjelasan Detail
Nama Perusahaan: GEM Co., Ltd. (GEM)
Industri: Ekonomi sirkular dan manufaktur material energi baru
Bisnis Utama: Ekstraksi dan daur ulang logam kunci: Sumber daya nikel MHP, nikel batangan, bubuk kobalt, lembaran kobalt, APT (amonium paratungstat), bubuk tungsten karbida; daur ulang baterai lithium daya; material baterai energi baru: prekursor terner, kobalt oksida (Co3O4), material katoda
Profil Perusahaan: GEM didirikan pada tahun 2001 oleh Profesor Xu Kaihua di Shenzhen sebagai perusahaan publik (Bursa Efek Shenzhen: 002340, terdaftar di Bursa Efek Swiss). Perusahaan memegang filosofi "Sumber daya terbatas, siklus tanpa batas" dan menerapkan model bisnis "menambang kota" untuk mendorong pembangunan hijau dan rendah karbon. GEM telah meraih berbagai penghargaan domestik dan internasional seperti "Global Circular Economy Award" dari Forum Ekonomi Dunia, dan dimuat dalam majalah Nature sebagai studi kasus sukses daur ulang limbah global. GEM adalah pemimpin ekonomi sirkular Tiongkok dan pemasok inti dalam rantai pasokan energi baru global.
Selain berfokus pada pembangunan hijau, GEM secara aktif merespons strategi internasional dengan menjadikan Indonesia sebagai pusat inti strategi globalisasi. Perusahaan menjadi pelopor investasi di Indonesia dengan membangun basis hidrometalurgi MHP (intermediate produk nikel-kobalt) berkapasitas 150.000 ton logam per tahun, yang kapasitas produksinya termasuk terdepan di dunia. Hal ini berhasil mendorong transformasi bijih nikel laterit menuju model peleburan rendah karbon energi baru. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal dan keunggulan industri, GEM berkolaborasi dengan mitra internasional untuk membangun Kawasan Industri Hijau Internasional Indonesia (IGIP), berkomitmen menjadikannya sebagai percontohan teladan sumber daya nikel hijau dan ekonomi sirkular dengan emisi nol karbon pertama di Indonesia, serta memperdalam kerja sama energi hijau dan industri antara Indonesia dan Tiongkok.