Hilirisasi Pertambangan Indonesia Mendorong Pembangunan Ekonomi Indonesia
Indonesia terus mengoptimalkan potensi sumber daya alam melalui program hilirisasi industri pertambangan. Hingga tahun 2024, program ini telah memberikan dampak signifikan dalam membangun ekonomi berbasis nilai tambah, dengan fokus pada komoditas seperti tembaga, bauksit, dan pasir silika. Hilirisasi industri pertambangan awalnya diwujudkan melalui pembangunan pabrik peleburan tembaga dan bauksit serta pengembangan produk bahan baku pasir silika. Hilirisasi industri pertambangan membuat Indonesia tidak lagi hanya mengekspor bahan mentah, tetapi mulai memproduksi produk bernilai tambah tinggi di dalam negeri, seperti katoda tembaga, alumina, produk berbasis pasir silika, dll., menjadi jalur penting menuju kemandirian ekonomi nasional. PT Freeport
Bacaan Terkait
Berita Industri
30 Perusahaan Tiongkok Masuk ke Indonesia, Capai Kerja Sama Senilai 2 Miliar Dolar AS
2026-07-25
Berita Industri
Proyek Komprehensif Ibu Kota Baru Rp1,25 Triliun dari Perusahaan China Resmi Dimulai
2026-07-17
Berita Industri