Di Jakarta International Expo, Pameran Dagang China (Indonesia) ke-6 (disingkat "Pameran Indonesia") dibuka secara megah, menarik hampir 400 perusahaan dari Guangdong, Zhejiang, Jiangsu, Sichuan, Jiangxi dan daerah lainnya, dengan area pameran lebih dari 15.000 meter persegi dan lebih dari 500 stan. Acara ini menampilkan puluhan ribu produk manufaktur dari China, menunjukkan kekuatan dan pesona Made in China di Jakarta.
Sebagai negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan ekonomi terbesar di ASEAN, hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan China semakin dalam. China telah menjadi mitra dagang terbesar Indonesia dan sumber investasi terbesar kedua. Pameran Indonesia, sebagai jendela penting pertukaran ekonomi dan perdagangan kedua negara, pada hari pertama pembukaannya telah menarik perhatian banyak asosiasi bisnis dalam dan luar negeri, pelaku bisnis, media, dan pembeli profesional. Untuk lebih memenuhi kebutuhan pembeli lokal, durasi pameran tahun ini diperpanjang dari 3 hari menjadi 4 hari, yang juga menandai kegiatan penting bagi perusahaan China untuk "melaut" secara kolektif ke pasar Asia Tenggara pada awal tahun guna memperdalam hubungan bisnis.
Pameran ini menghimpun enam pameran profesional: BDE Building Materials & Home Decoration Expo, HOMELIFE Home & Gifts Expo, INTEX International Textile Expo, AES Home Appliances & Consumer Electronics Expo, PNE Power & New Energy Expo, dan DeFu Furniture Expo, mencakup lebih dari 35 sub-sektor industri, memamerkan puluhan ribu produk berkualitas China. Selain itu, selama pameran akan diadakan lebih dari 13 forum diskusi tingkat tinggi, peluncuran produk baru, dan pertemuan pencocokan bisnis, yang akan membahas secara mendalam topik-topik seperti "Tren Inovasi Ritel Indonesia dan Peluang Bisnis", "Bagaimana Inovasi Digital Mendorong Pertumbuhan Ekonomi", "Perencanaan Strategis untuk Meningkatkan Daya Saing Bisnis Supermarket", dan "Model Pembangunan Berkelanjutan Industri Bahan Bangunan".
Berdasarkan database pembeli internasional yang luas dan platform data besar informasi pembelian industri yang telah dikumpulkan oleh Miolante selama bertahun-tahun, serta alat pemasaran cerdas dan platform layanan perdagangan "O2O Pameran-Perdagangan" yang unik, Pameran Indonesia tahun ini mewujudkan manajemen digital, partisipasi pameran, dan pengalaman kunjungan. Saat ini, lebih dari 45.000 pembeli profesional telah menyelesaikan pra-pendaftaran, menunjukkan daya tarik dan pengaruhnya yang luas.
Sumber informasi: Jakarta, 13 Maret (Xinhua) — (Reporter: Li Zhiquan)
Di Jakarta International Expo, Pameran Dagang China (Indonesia) ke-6 (disingkat "Pameran Indonesia") dibuka secara megah, menarik hampir 400 perusahaan dari Guangdong, Zhejiang, Jiangsu, Sichuan, Jiangxi dan daerah lainnya, dengan area pameran lebih dari 15.000 meter persegi dan lebih dari 500 stan. Acara ini menampilkan puluhan ribu produk manufaktur dari China, menunjukkan kekuatan dan pesona Made in China di Jakarta.
Sebagai negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan ekonomi terbesar di ASEAN, hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan China semakin dalam. China telah menjadi mitra dagang terbesar Indonesia dan sumber investasi terbesar kedua. Pameran Indonesia, sebagai jendela penting pertukaran ekonomi dan perdagangan kedua negara, pada hari pertama pembukaannya telah menarik perhatian banyak asosiasi bisnis dalam dan luar negeri, pelaku bisnis, media, dan pembeli profesional. Untuk lebih memenuhi kebutuhan pembeli lokal, durasi pameran tahun ini diperpanjang dari 3 hari menjadi 4 hari, yang juga menandai kegiatan penting bagi perusahaan China untuk "melaut" secara kolektif ke pasar Asia Tenggara pada awal tahun guna memperdalam hubungan bisnis.
Pameran ini menghimpun enam pameran profesional: BDE Building Materials & Home Decoration Expo, HOMELIFE Home & Gifts Expo, INTEX International Textile Expo, AES Home Appliances & Consumer Electronics Expo, PNE Power & New Energy Expo, dan DeFu Furniture Expo, mencakup lebih dari 35 sub-sektor industri, memamerkan puluhan ribu produk berkualitas China. Selain itu, selama pameran akan diadakan lebih dari 13 forum diskusi tingkat tinggi, peluncuran produk baru, dan pertemuan pencocokan bisnis, yang akan membahas secara mendalam topik-topik seperti "Tren Inovasi Ritel Indonesia dan Peluang Bisnis", "Bagaimana Inovasi Digital Mendorong Pertumbuhan Ekonomi", "Perencanaan Strategis untuk Meningkatkan Daya Saing Bisnis Supermarket", dan "Model Pembangunan Berkelanjutan Industri Bahan Bangunan".
Berdasarkan database pembeli internasional yang luas dan platform data besar informasi pembelian industri yang telah dikumpulkan oleh Miolante selama bertahun-tahun, serta alat pemasaran cerdas dan platform layanan perdagangan "O2O Pameran-Perdagangan" yang unik, Pameran Indonesia tahun ini mewujudkan manajemen digital, partisipasi pameran, dan pengalaman kunjungan. Saat ini, lebih dari 45.000 pembeli profesional telah menyelesaikan pra-pendaftaran, menunjukkan daya tarik dan pengaruhnya yang luas.
Sumber informasi: Jakarta, 13 Maret (Xinhua) — (Reporter: Li Zhiquan)