PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (Indomobil) kembali mengguncang pasar mobil listrik Indonesia. Setelah memperkenalkan Citroen, Great Wall Motor, dan Yadea, kini bekerja sama dengan GAC Aion. Perusahaan ini adalah salah satu dari empat anak perusahaan raksasa otomotif China, Guangzhou Automobile Group Co., Ltd. (GAC). Di dalam negeri, merek ini bersaing dengan BYD dan Tesla. Kehadirannya diatur oleh perjanjian distribusi yang ditandatangani antara GAC Aion New Energy Vehicle Co., Ltd. dan Grup Indomobil. Presiden Grup Indomobil mengungkapkan bahwa pada tahap awal tahun ini akan meluncurkan setidaknya dua produk di Indonesia, diperkirakan akan dimulai pada Juli 2024 (GIIAS 2024), dan kemudian pada akhir tahun akan segera menggunakan produksi CKD (Completely Knocked Down). Kedua model tersebut adalah GAC Aion Y Plus dan Hyper HT, karena model ini cocok dengan karakteristik pengguna mobil listrik Indonesia dan harganya terjangkau. Nantinya model-model ini akan diproduksi di fasilitas yang sudah dimiliki, tentu dengan investasi tambahan, tetapi tidak terlalu besar, dan dapat diproduksi dengan cepat. Direktur Utama GAC Aion New Energy Vehicle Co., Ltd. juga sangat puas dengan kerja sama ini. Dalam jangka panjang, perusahaan berencana membangun ekosistem kendaraan listrik di negara ini. Saat ini GAC Aion adalah salah satu dari sedikit produsen mobil di dunia yang mampu secara independen meneliti dan mengembangkan teknologi inti baterai, motor, dan kontrol elektronik. Sebagai anak perusahaan GAC Group yang didirikan pada tahun 2017, tujuannya adalah mengikuti jalur pengembangan EV dan ICV untuk menjadi merek mobil listrik pintar kelas dunia. Indonesia sendiri adalah salah satu negara di ASEAN dengan potensi besar, memiliki populasi besar (peringkat keempat dunia) serta ekonomi dan industri yang kuat.