Perusahaan induk pertambangan milik negara MIND ID menyatakan, dengan cadangan nikel yang melimpah dan sumber daya mineral terkait, dalam lima tahun ke depan Indonesia akan menempati posisi strategis penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik global. Diperkirakan dalam lima tahun ke depan, pasokan nikel Indonesia akan mencapai 75% dari total global, saat ini sudah mencapai 60%. Namun Presiden Direktur MIND ID juga mengakui bahwa perusahaan menghadapi banyak tantangan, seperti konflik Rusia-Ukraina, konflik Timur Tengah, dan perang dagang AS-China sebagai isu global. Namun dari sudut pandang lain, tantangan ini juga membawa peluang bagi Indonesia. Karena Indonesia mempertahankan sikap yang relatif netral dalam urusan internasional, diharapkan dapat menarik industri yang terkena dampak tarif perang dagang untuk memindahkan pabrik mereka ke Indonesia, sehingga menjadi basis industrialisasi yang penting. Sebelumnya, Direktur Portofolio dan Pengembangan Bisnis perusahaan juga menyebutkan bahwa MIND ID tidak mengendalikan semua komoditas mineral strategis, tetapi berfokus pada mineral yang mendukung ekosistem baterai kendaraan listrik. Dari 47 mineral kritis, MIND ID telah mengendalikan setidaknya 14 jenis, berkomitmen untuk membangun kerangka kerja yang kuat untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik.