Pada tahun 2024, kinerja ekspor-impor Indonesia positif, dengan ekonomi tetap stabil. Dari sisi ekspor, total nilai ekspor sepanjang tahun mencapai 264,7 miliar dolar AS, tumbuh 2,29% year-on-year, dengan volume ekspor meningkat 5,37%. Sektor non-migas menjadi andalan ekspor, dengan mineral bahan bakar, minyak hewan/nabati, besi dan baja sebagai komoditas ekspor utama. Peningkatan ekspor terbesar terjadi pada kakao dan produk olahannya, produk besi dan baja, dll. China, Amerika Serikat, dan Jepang adalah negara tujuan ekspor utama. Dari sisi impor, total nilai impor sepanjang tahun mencapai 233,66 miliar dolar AS, tumbuh 11,07% year-on-year. Mesin dan peralatan listrik menjadi komoditas impor utama, bahan baku/bahan penolong dan barang modal mendominasi impor. Peningkatan impor komoditas non-migas terbesar terjadi pada logam mulia dan perhiasan, kakao dan produk olahannya, dll. China, Jepang, dan Australia adalah negara asal impor utama. Peningkatan impor menimbulkan kekhawatiran bagi pengusaha, karena berpotensi mengancam lapangan kerja dalam negeri.
Pada tahun 2024, kinerja ekspor-impor Indonesia positif, dengan ekonomi tetap stabil. Dari sisi ekspor, total nilai ekspor sepanjang tahun mencapai 264,7 miliar dolar AS, tumbuh 2,29% year-on-year, dengan volume ekspor meningkat 5,37%. Sektor non-migas menjadi andalan ekspor, dengan mineral bahan bakar, minyak hewan/nabati, besi dan baja sebagai komoditas ekspor utama. Peningkatan ekspor terbesar terjadi pada kakao dan produk olahannya, produk besi dan baja, dll. China, Amerika Serikat, dan Jepang adalah negara tujuan ekspor utama. Dari sisi impor, total nilai impor sepanjang tahun mencapai 233,66 miliar dolar AS, tumbuh 11,07% year-on-year. Mesin dan peralatan listrik menjadi komoditas impor utama, bahan baku/bahan penolong dan barang modal mendominasi impor. Peningkatan impor komoditas non-migas terbesar terjadi pada logam mulia dan perhiasan, kakao dan produk olahannya, dll. China, Jepang, dan Australia adalah negara asal impor utama. Peningkatan impor menimbulkan kekhawatiran bagi pengusaha, karena berpotensi mengancam lapangan kerja dalam negeri.