Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang di Jawa Tengah bekerja sama dengan China State Construction Engineering Corporation (CSCEC) untuk mengembangkan kawasan industri melalui proyek 'Dua Negara, Dua Taman' (TCTP). Pada saat peresmian KEK Industropolis Batang, PT Kawasan Industri Terpadu Batang (PT KITB) menandatangani nota kesepahaman dengan CSCEC. Kerja sama ini disaksikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia dan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia. TCTP merupakan proyek kerja sama bilateral yang dimulai sejak tahun 2021, bertujuan untuk mewujudkan keseimbangan investasi antara Indonesia dan Tiongkok melalui pembangunan kawasan industri terpadu. Kerja sama meliputi perencanaan dan pengembangan lahan industri seluas 500 hektar di KEK Industropolis Batang, serta kerja sama pemasaran untuk menarik investasi perusahaan dan membangun ekosistem rantai pasok. Pada tahap awal, CSCEC membawa 20 perusahaan Tiongkok, dan dalam lima tahun ke depan potensi investasi dari kerja sama ini di Batang mencapai Rp60 triliun. Proyek TCTP juga akan dilaksanakan di Kawasan Industri Wijayakusuma Semarang dan Kawasan Industri Bintan di Kepulauan Riau, yang diharapkan dapat mendatangkan investasi lebih besar bagi industri lokal. KEK Industropolis Batang diharapkan dapat menjadi kawasan yang maju secara ekonomi seperti Shenzhen di Tiongkok.