Bupati Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, baru-baru ini melakukan perjalanan ke Tiongkok untuk mendorong proyek investasi pembangunan pabrik peleburan oleh perusahaan investasi Tiongkok PT Thiansan Alumina Indonesia. Perjalanan ini menarik perhatian publik. Ia menyatakan telah menerima undangan sejak tahun 2021, namun tertunda karena masalah proses administrasi, dan akhirnya terlaksana setelah hampir 4 tahun. Selama kunjungan, ia juga membawa pejabat dari dinas teknis, berkomunikasi dengan pimpinan perusahaan dan menyampaikan aspirasi pemerintah daerah. PT Thiansan Alumina Indonesia sebelumnya telah mempertimbangkan investasi di Kalimantan, Jawa, dan wilayah lain di Sumatera, dan akhirnya memilih Dabo Singkep di Kabupaten Lingga sebagai pusat investasi. Pada awal tahun 2025, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia telah menerbitkan izin pembangunan pabrik peleburan dengan kapasitas produksi 2 juta ton per tahun. Dokumen izin tersebut secara jelas mencantumkan kewajiban kerja sama antara PT Thiansan dengan TNI AL. Bupati berencana untuk bertemu dengan Menteri Pertahanan untuk memajukan kerja sama tersebut. Proyek ini diperkirakan akan menciptakan 3.000 lapangan kerja lokal. Bupati menekankan bahwa hal ini sangat penting untuk menurunkan angka kemiskinan dan menyediakan kesempatan kerja, serta merupakan harapan baru bagi pembangunan daerah. Ia mengimbau masyarakat untuk bekerja sama, menjaga stabilitas daerah, dan memastikan kelancaran pembangunan proyek.
中资快讯
Perusahaan Aluminium Investasi Tiongkok Bangun Pabrik Peleburan dengan Kapasitas Produksi 2 Juta Ton per Tahun
Bupati Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, baru-baru ini melakukan perjalanan ke Tiongkok untuk mendorong proyek investasi pembangunan pabrik peleburan oleh perusahaan investasi Tiongkok PT Thiansan Alumina Indonesia. Perjalanan ini menarik perhatian publik. Ia menyatakan telah menerima undangan sejak tahun 2021, namun tertunda karena masalah proses administrasi, dan akhirnya terlaksana setelah hampir 4 tahun. Selama kunjungan, ia juga membawa pejabat dari dinas teknis, berkomunikasi dengan pimpinan perusahaan dan menyampaikan aspirasi pemerintah daerah. PT Thiansan Alumina Indonesia sebelumnya telah mempertimbangkan investasi di Kalimantan, Jawa, dan wilayah lain di Sumatera, dan akhirnya memilih Dabo Singkep di Kabupaten Lingga sebagai pusat investasi. Pada awal tahun 2025, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia telah menerbitkan izin pembangunan pabrik peleburan dengan kapasitas produksi 2 juta ton per tahun. Dokumen izin tersebut secara jelas mencantumkan kewajiban kerja sama antara PT Thiansan dengan TNI AL. Bupati berencana untuk bertemu dengan Menteri Pertahanan untuk memajukan kerja sama tersebut. Proyek ini diperkirakan akan menciptakan 3.000 lapangan kerja lokal. Bupati menekankan bahwa hal ini sangat penting untuk menurunkan angka kemiskinan dan menyediakan kesempatan kerja, serta merupakan harapan baru bagi pembangunan daerah. Ia mengimbau masyarakat untuk bekerja sama, menjaga stabilitas daerah, dan memastikan kelancaran pembangunan proyek.