Perusahaan baja Krakatau Steel Indonesia berencana menyediakan lahan seluas lebih dari 500 hektar di Kawasan Industri Krakatau, Cilegon, Banten, untuk menarik investasi besar dari Delong Steel Group (produsen baja terbesar ke-11 di dunia dan ke-7 di China) serta anak perusahaannya di Indonesia, PT Dexin Steel Indonesia. Delong bertujuan membangun pabrik baja baru di Indonesia melalui kerja sama ini, mendorong ekspansi globalnya. Pada bulan Mei, delegasi Krakatau Steel mengunjungi Delong Group, menandatangani nota kesepahaman pasokan bahan baku, dan memeriksa fasilitas pabriknya, kedua belah pihak mencapai niat kerja sama strategis awal. Pada 3 Juni, Delong dan PT Dexin Steel Indonesia mengunjungi kembali Krakatau Steel, meninjau lokasi pabrik baru di Kawasan Industri Cilegon, serta mengunjungi pelabuhan dan pabrik baja yang ada serta fasilitas pendukung lainnya. Pada 5 Juni, kedua belah pihak mengadakan pertemuan bisnis di Jakarta, berfokus pada pembahasan rencana pembangunan pabrik baja terintegrasi dengan kapasitas 3 juta ton per tahun, merinci lebih lanjut detail kerja sama. Kedua belah pihak berharap melalui integrasi sumber daya lahan dan kerja sama teknologi, mengoptimalkan efisiensi pemanfaatan aset Krakatau Steel, sambil memperkenalkan teknologi canggih dan pengalaman manajemen Delong Steel; pada saat yang sama mendorong kebangkitan industri baja nasional Indonesia, menjadikan Cilegon sebagai pusat industri baja ramah lingkungan di Asia Tenggara, sesuai dengan konsep "Baja Hijau" Krakatau Steel; membangun ekosistem industri baja nasional yang lebih kuat, meningkatkan daya saing global industri baja Indonesia, mendukung kebutuhan bahan baku proyek-proyek strategis nasional. Kerja sama ini diperkirakan akan menciptakan ribuan lapangan kerja lokal, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, meningkatkan nilai tambah produk industri, dan memperbaiki neraca perdagangan. Direktur Utama Krakatau Steel menyatakan sangat menantikan kerja sama strategis global ini, menganggap penyediaan lahan sebagai dukungan substansial, dan transfer teknologi akan membawa nilai jangka panjang. Delong menganggap lokasi Kawasan Industri Cilegon sangat strategis dengan infrastruktur yang lengkap, merupakan lokasi ideal untuk pusat barunya, saat ini sedang melakukan penilaian mendalam terhadap kelayakan proyek. Kedua belah pihak sedang dalam negosiasi intensif, ke depannya akan merinci lebih lanjut detail investasi dan mendorong realisasi proyek.