Pemerintah Indonesia akan menindak tegas impor Tiongkok yang memukul industri lokal
Pemerintah Indonesia akan menindak tegas impor Cina yang memukul produk lokal, dengan menargetkan lebih dari sekedar pakaian bekas.Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mengatakan setelah pertemuan di Kementerian Perdagangan di Jakarta bahwa pemerintah seharusnya tidak hanyaMengatur impor pakaian bekasdan jugaPengendalian impor Tiongkok yang berdampak pada produk UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) lokal. Untuk impor pakaian bekas, Pemerintah telah mengkonsolidasikan 1.300 merek pakaian dan alas kaki sebagai substitusi, sehingga para importir pakaian bekas masih memiliki barang untuk dijual.
Hal ini terjadi setelah Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah mengatakan bahwa para importir pakaian bekas di Pasar Saineng di Bandung setuju untuk menjual produk lokal dengan dukungan dari pemerintah, namun mereka sudah puluhan tahun berkecimpung dalam bisnis pakaian bekas.Butuh waktu untuk mengarahkannya..
Pemerintah juga akan berkomunikasi dengan para importir di pasar Gedebagh, Bandung, dan saat ini sedang berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.Statistik jumlah importir pakaian bekas di negara iniuntuk mengembangkan program dukungan lanjutan.