Indonesia akan membangun pembangkit listrik tenaga sampah di tujuh lokasi
Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah mengungkapkan bahwa pasokan sampah dalam jumlah besar dibutuhkan untuk membangun pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di tujuh lokasi.menuju197,4 MWdari kapasitas terpasang per hari yang akan diprosesHingga 12.000 ton sampah.
General Manager PLN mengatakan bahwa dengan koordinasi BPI Danantara dan kerja sama kementerian terkait, PLN telah mengidentifikasi tujuh lokasi yang akan dijadikan proyek percontohan konversi sampah menjadi listrikmelakukan penelitiandan disiapkanStudi pra-kelayakan. Ini ada di dalamKeputusan Presiden No. 109 tahun 2025Tindakan yang diambil setelah dikeluarkannya keputusan tersebut, yang bertujuan untuk mengubah sampah kota melalui teknologi ramah lingkungan menjadienergi terbarukanuntuk membuang sampah.
Beliau mempresentasikan pada sidang Komite Keenam Kongres bahwaTujuh lokasi PLTSa pertamaTermasuk Medan, Kabupaten Tanggelang, Jabodetabek (Bogor), Bekasi, Semarang, Yogyakarta dan Bali.