Taman Kembar Dua Negara (Two Countries, Twin Parks) China-Indonesia merupakan proyek unggulan dalam membangun "Belt and Road Initiative" berkualitas tinggi, menghubungkan konsep "Poros Maritim Global" Indonesia dan implementasi RCEP. Dengan Kawasan Investasi Yuanhong Fuzhou dan tiga taman industri Indonesia sebagai wadah, telah terbentuk klaster industri yang didominasi oleh pengolahan makanan, dengan kerja sama ekonomi dan perdagangan bilateral yang terus diperdalam. Pembangunan kawasan ini didorong melalui desain tingkat atas, konektivitas infrastruktur, dan agregasi elemen: dibentuk mekanisme kerja bersama tingkat wakil menteri dan sistem dorong multi-level; dilengkapi fasilitas pelabuhan, logistik, rantai dingin, dan bea cukai, membangun jaringan transportasi laut-darat-udara-kereta; dukungan kebijakan dari tingkat pusat, provinsi, dan kota, serta terlaksananya 72 proyek kerja sama dengan total investasi lebih dari CNY 93 miliar; elemen modal, lahan, dan teknologi semakin teragregasi. Saat ini terdapat lima masalah utama:
  1. Keterbatasan sinergi kebijakan dan kelembagaan
  2. Infrastruktur kawasan industri di pihak Indonesia tertinggal
  3. Tingkat koordinasi rantai industri rendah
  4. Struktur industri masih terlalu primer
  5. Meningkatnya risiko geopolitik dan gesekan perdagangan
Untuk itu diusulkan lima langkah solusi:
  • Memperkuat sinergi kebijakan dan koordinasi kelembagaan, mendorong keterkaitan kawasan dan kerja sama sumber daya manusia;
  • Menutup kekurangan infrastruktur, meningkatkan integrasi pelabuhan-kota-industri;
  • Memperdalam koordinasi rantai industri, mendorong tata letak lintas batas industri unggulan;
  • Mengoptimalkan struktur industri, membina perusahaan unggulan dan kapasitas inovasi;
  • Memanfaatkan keunggulan Jalur Sutra Maritim dan daerah perantauan, memperkuat landasan kerja sama.
Secara keseluruhan, Taman Kembar Dua Negara China-Indonesia memiliki landasan yang baik dan nilai strategis, perlu melalui sinergi mekanisme, infrastruktur, industri, dan kebijakan untuk menciptakan kawasan baru kerja sama ekonomi China-ASEAN.