Teknologi Peleburan Tembaga Canggih Tiongkok Pertama Kali Diekspor ke Indonesia
Proyek peleburan tembaga Amman di Indonesia yang dikerjakan oleh China Ruilin telah mencapai kemajuan penting. Batch pertama katoda tembaga murni tinggi yang memenuhi standar Kelas A London Metal Exchange (LME) telah resmi diproduksi, menandai penyelesaian seluruh lini produksi produk tembaga. Proyek ini dirancang untuk mengolah 900.000 ton konsentrat tembaga per tahun, menghasilkan 220.000 ton katoda tembaga per tahun, menggunakan teknologi "Flash Smelting + Flash Converting" (Double Flash) yang merupakan hak kekayaan intelektual Tiongkok. Ini adalah proyek peleburan tembaga proses penuh pertama yang mengekspor teknologi ini ke luar negeri. Memanfaatkan karakteristik material yang digiling halus untuk memperkuat peleburan, memiliki keunggulan seperti kematangan dan stabilitas, erosi lapisan yang minimal, umur reaktor yang panjang, volume gas buang yang kecil, dan konsentrasi SO₂ yang tinggi
Great Wall Motor (GWM) Aktif Memperluas Pasar Indonesia
Perusahaan China Menandatangani Proyek Hidrogen-Amonia-Metanol Hijau Pertama di Asia Tenggara
Perusahaan China dan Indonesia Perdalam Kerja Sama di Bidang Perlindungan Lingkungan
Perusahaan Tiongkok Menjadi Pemegang Saham Mayoritas Perusahaan Nikel Indonesia
Geely Berkembang Pesat di Pasar Indonesia
Geely secara aktif memperluas bisnisnya di Indonesia. Saat ini memiliki tiga dealer di Jakarta dan Tangerang, dan dalam waktu dekat akan menambah jaringan di Bogor, Batam, dan Bandung. Target pada pertengahan tahun memiliki 20 dealer di berbagai kota besar, dan pada akhir tahun 2025 berencana mencapai 40 dealer di seluruh Indonesia. Sejak peluncuran produk secara resmi pada bulan Januari hingga Pameran Mobil Internasional Indonesia 2025, pesanan telah menembus 1.000 unit. Untuk memenuhi permintaan, 1.000 unit EX5 telah dikirim dari Guangzhou. Geely juga memperkenalkan sebutan "Geenius" bagi pemilik mobil Geely di Indonesia. Pada Pameran Mobil Internasional Indonesia 2025, Geely berencana meluncurkan beberapa model baru. Selain itu, Geely sedang
Perusahaan China Kaji Proyek Gasifikasi Batubara di Indonesia
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan ada empat perusahaan China yang mengkaji proyek gasifikasi batubara menjadi dimetil eter (DME) sebagai pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG). Hasil kajian masing-masing perusahaan berbeda; ada yang menilai proyek tersebut tidak layak di Indonesia, ada pula yang menghasilkan Internal Rate of Return (IRR) yang berbeda. Kementerian ESDM meminta perusahaan-perusahaan tersebut memberikan contoh perhitungan agar kajian proyek tidak hanya bersifat teoretis. Saat ini setiap negara lebih mengutamakan kepentingan nasionalnya. Ketua Komisi terkait DPR menyarankan pemerintah agar tidak hanya bergantung pada satu negara dalam memajukan teknologi proyek DME batubara Indonesia. Menteri Energi pernah menyebutkan bahwa proyek ini akan menggunakan
Perusahaan China Berpartisipasi dalam Pembangunan Terowongan Pintar Nusantara di Ibu Kota Baru Indonesia
Ibu kota baru Indonesia terus menarik perhatian investor dari berbagai negara, termasuk China. Otoritas Ibu Kota Baru memberikan izin mulai kerja kepada PT China Harbour Indonesia untuk berpartisipasi dalam pembangunan jalan dan terowongan serbaguna senilai 70 triliun rupiah. Infrastruktur ini mencakup terowongan pintar sepanjang 138,6 km yang akan menjadi tulang punggung jaringan utilitas kota baru. Proyek ini juga melibatkan perusahaan lain, termasuk BUMN seperti PT Brantas Abipraya dan PT Hutama Karya, yang menunjukkan
Huawei Resmi Luncurkan Ponsel Lipat di Indonesia
Huawei baru saja resmi meluncurkan ponsel lipat Huawei Mate X6 di Indonesia. Manajer Ritel Senior Huawei Device Indonesia menyatakan bahwa harga promosi akan berlaku selama satu bulan ke depan, dengan harga jual Rp 24.999.000. Huawei Mate X6 tersedia dalam dua pilihan warna, dengan RAM 12GB dan penyimpanan 512GB. Saat diluncurkan di Malaysia bulan lalu, harganya setara Rp 28,3 juta. Ponsel ini memiliki lebar 73,78 mm saat dilipat dan 144,04 mm saat dibuka, dengan berat total 239 gram. Menggunakan layar OLED, layar utama 7,93 inci dan layar sekunder 6,45 inci dengan
Perusahaan Medis China Berinvestasi Membangun Pabrik di Indonesia
Anak perusahaan PTPN III, PT Kawasan Industri Nusantara (PT KINRA), menandatangani perjanjian investasi industri sarung tangan dan peralatan medis dari China di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, Sumatera Utara. Investasi senilai USD 297 juta (setara Rp 4-5 triliun) ini akan difokuskan pada pengembangan industri peralatan medis dan produksi sarung tangan. Ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Direktur PTPN III ke China pada Januari 2025. Kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat pengembangan industri kesehatan Indonesia, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan
Pembangunan Pabrik Perusahaan Tiongkok di Indonesia Ciptakan Puluhan Ribu Lapangan Kerja
Wakil Menteri Tenaga Kerja mengungkapkan bahwa akan ada 58.000 lapangan kerja baru yang tersedia dalam waktu dekat. Produsen mobil asal Tiongkok, BYD, sedang membangun pabrik di Subang yang akan menampung 18.000 tenaga kerja, dan Huawei Technology juga akan membangun pabrik yang menampung 30.000 orang. Ia juga mengapresiasi perkembangan baik PT Sritex Indonesia, di mana karyawan yang di-PHK pada akhir Februari 2025 akan direkrut kembali. Ia meminta agar dalam perekrutan karyawan, prioritas diberikan kepada mantan karyawan perusahaan yang resmi bangkrut pada bulan lalu. Ia mengimbau semua pihak untuk optimis dan percaya bahwa situasi Indonesia akan semakin baik.
Pembangunan pabrik BYD di Indonesia berjalan sesuai rencana
PT BYD Motor Indonesia menekankan bahwa pembangunan pabriknya di Subang, Jawa Barat, masih berjalan sesuai rencana, dengan target beroperasi pada awal 2026. Saat ini semuanya berjalan lancar, dan BYD optimis dapat beroperasi sesuai jadwal. BYD telah menjual berbagai produk kendaraan listrik di Indonesia, termasuk Dolphin, M6, Atto 3, Seal, dan Sealion 7 terbaru, serta membawa merek premium Denza ke Indonesia dengan meluncurkan MPV mewah D9. Fasilitas produksi kendaraan listrik BYD dibangun di Tahap Kedua Subang Smartpolitan, Jawa Barat, dengan luas lebih dari 10