印尼央行维持5.75%利率不变
印尼央行(BI)日前召开理事会会议,正式宣布维持基准利率(BI Rate)稳定在 5.75%,不跟随加息节奏,同时出台多项重磅金融激励政策,针对性优化外资投资环境、稳定印尼盾汇率、吸引外资回流国内金融市场。本次政策组合取代了直接加息方案,成为印尼当前稳汇率、稳资本、稳经济的核心调控手段
Mulai Juli, Semua Proses Pajak di Indonesia Wajib Dilakukan Secara Online
Indonesia Akan Mendapatkan Perlakuan Tarif Impor Khusus dari AS
Indonesia Finalisasikan Cetak Biru Pembangkit Surya 100 Gigawatt dalam Sepuluh Tahun
Indonesia Percepat Elektrifikasi, Motor Dalam Negeri Akan Sepenuhnya Beralih ke Listrik, Motor Bensin Diekspor
Indonesia Sederhanakan Proses Persetujuan Ekspor Timah, Migas, dan Batubara
Kementerian Perdagangan Indonesia pada 26 Maret 2026 menerbitkan dua peraturan baru tentang izin ekspor, yang mulai berlaku efektif pada 1 April, dengan fokus utama menyederhanakan persyaratan pengawasan ekspor untuk komoditas kunci seperti timah, minyak dan gas bumi, serta batubara, guna menyesuaikan dengan perubahan perdagangan global dan meringankan beban operasional perusahaan. Dua peraturan tersebut adalah Peraturan Menteri Perdagangan No. 5 Tahun 2026 (revisi atas Peraturan Menteri Perdagangan No. 23 Tahun 2023) dan Peraturan Menteri Perdagangan No. 6 Tahun 2026 (revisi atas Peraturan Menteri Perdagangan No. 22 Tahun 2023), yang mencakup penyesuaian kebijakan ekspor dan pengelolaan barang yang dilarang diekspor. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri dalam pernyataannya mengatakan bahwa revisi ini bertujuan
Percepatan Persetujuan Rencana Penambangan Nikel Indonesia Tahun 2026
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan bahwa hingga akhir Maret 2026, sekitar 150 perusahaan nikel telah mendapatkan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026, jumlah aktual yang disetujui sedikit lebih tinggi dari angka tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM menyatakan bahwa perusahaan nikel yang belum mendapatkan persetujuan RKAB dapat terus berproduksi hingga 31 Maret 2026 berdasarkan kebijakan pelonggaran pemerintah. Sebelumnya pada 10 Februari, direktorat tersebut telah mengeluarkan persetujuan RKAB nikel 2026, menetapkan kuota penambangan nikel tahunan dalam kisaran 260–270 juta ton, dibandingkan dengan target produksi 379 juta ton yang ditetapkan dalam RKAB 2025
Berbagai Kebijakan Baru Nikel Indonesia Mulai Diterapkan Tahun Ini
Dalam konteks harga nikel yang masih relatif tinggi, serangkaian kebijakan baru yang diluncurkan pemerintah Indonesia, termasuk rencana pajak ekspor produk nikel, revisi harga referensi mineral, serta kemungkinan kenaikan kuota penambangan dalam rencana kerja dan anggaran biaya pertambangan, diperkirakan akan menjadi faktor inti yang memengaruhi industri nikel pada tahun 2026. Sebuah laporan riset yang dirilis oleh perusahaan sekuritas Indonesia baru-baru ini menunjukkan bahwa jika harga nikel tetap tinggi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berencana untuk melonggarkan secara moderat kuota rencana kerja dan anggaran biaya pertambangan. Kuota tambahan diperkirakan akan diberikan pada pertengahan tahun, dengan fokus pada proyek High Pressure Acid Leach (HPAL) yang sudah beroperasi, seperti proyek Vale di Pomala, dan juga proyek Sulawesi Nickel Cobalt Company milik Merdeka Battery Materials. Namun, karena produksi tambang membutuhkan waktu ramp-up dan persetujuan operasional, produksi tidak akan meningkat dengan cepat. Data menunjukkan bahwa produksi aktual bijih nikel Indonesia pada tahun 2025 hanya sekitar 290-300 juta metrik ton basah, lebih rendah dari kuota yang disetujui sebesar 370 juta metrik ton basah. Dalam jangka pendek, premi bijih nikel masih akan tetap tinggi, dengan harga penawaran saat ini untuk bijih nikel saprolit dengan kadar nikel 1,6% sekitar 40 dolar AS per metrik ton.
Indonesia Rencanakan Pajak Ekspor Nikel, Harga Nikel Melonjak
Setelah produsen nikel terbesar dunia, Indonesia, secara resmi menyetujui kebijakan pajak ekspor logam baterai, harga nikel internasional langsung melonjak tajam. Pada Rabu, 25 Maret 2026, harga kontrak berjangka nikel di London Metal Exchange (LME) sempat naik 2,7%, ditutup naik 2,1% pada hari itu menjadi 17.310 dolar AS per ton. Menteri Keuangan mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo telah menyetujui pengenaan bea keluar untuk batu bara dan nikel, namun tarif spesifiknya masih dalam pembahasan mendalam. Penerapan kebijakan ini terutama didorong oleh tekanan fiskal negara. Sebagai negara pengimpor bersih minyak mentah dan produk minyak, Indonesia terkena dampak kenaikan harga minyak internasional akibat konflik Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang
Pelaporan Pajak Tahunan Indonesia Terlambat Akan Dikenakan Denda
Maret 2026 telah tiba, wajib pajak yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Indonesia harus memenuhi kewajiban pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT Tahunan). Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Indonesia telah membuka saluran pelaporan sejak awal tahun, namun pelaporan memiliki batas waktu yang jelas, dan keterlambatan akan dikenakan denda. Untuk tahun pajak 2025 yang dilaporkan pada tahun 2026, DJP membedakan batas waktu berdasarkan jenis wajib pajak: batas waktu pelaporan untuk wajib pajak orang pribadi adalah 31 Maret 2026, sedangkan untuk wajib pajak badan lebih longgar, yaitu 30 April 2026. Pemerintah menyarankan untuk segera menyelesaikan pelaporan karena mendekati batas waktu, akses ke
Bank Indonesia Memperluas Kerja Sama Penyelesaian Mata Uang Bilateral
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Beijing baru-baru ini dalam acara "Dialog Bisnis Indonesia-China" yang diadakan di Changsha, Provinsi Hunan, China, secara aktif mempromosikan kerangka penyelesaian mata uang lokal Indonesia-China (LCT), menekankan pentingnya transaksi keuangan lintas batas yang efisien bagi pengembangan internasional perusahaan. Acara ini diselenggarakan bersama oleh Kedutaan Besar Indonesia di China dan Kantor Pusat Promosi Investasi Indonesia (IIPC) Beijing, dengan dihadiri sekitar 200 pengusaha dari Indonesia dan China. Dalam proses ekspansi internasional, perusahaan sering mengabaikan faktor kunci berupa efisiensi transaksi keuangan lintas batas. Sistem keuangan yang efisien dapat membantu perusahaan menekan biaya, mengelola risiko, dan meningkatkan efisiensi operasional, sehingga kerja sama keuangan Indonesia-China sangat penting. Ia memperkenalkan bahwa Bank Indonesia dan Bank Rakyat China telah menandatangani kerangka kerja sama penyelesaian mata uang bilateral pada Mei 2025, yang memungkinkan perdagangan dan investasi antara kedua negara langsung menggunakan penyelesaian dalam Rupiah dan Yuan, mengurangi ketergantungan pada mata uang pihak ketiga, secara signifikan meningkatkan efisiensi transaksi dan menekan biaya konversi. Karena perbedaan waktu antara kedua negara hanya satu jam, penyelesaian mata uang lokal juga dapat mempercepat kecepatan kliring transaksi, meningkatkan kemampuan manajemen risiko nilai tukar perusahaan di tengah ketidakpastian ekonomi global, sehingga perusahaan dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis dan kerja sama. Saat ini kerangka penyelesaian mata uang lokal Indonesia-China terus berkembang, dengan partisipasi perusahaan dan skala transaksi yang meningkat pesat. China telah menjadi mitra utama di luar ASEAN untuk transaksi mata uang lokal. Selain itu, kedua negara sedang memperkuat interoperabilitas pembayaran digital lintas batas melalui sistem kode QR, memudahkan wisatawan, konsumen, dan pedagang untuk menyelesaikan transaksi menggunakan aplikasi pembayaran domestik. Layanan terkait direncanakan akan terhubung dengan Alipay pada Mei 2026.
Kode QR Pembayaran Indonesia Paling Cepat Akhir Maret Diterapkan di Tiongkok
Bank Indonesia mengumumkan bahwa proyek pembayaran lintas batas QRIS (Kode QR Standar Indonesia) akan resmi diluncurkan pada akhir Maret hingga awal April 2026, dengan negara pertama yang terhubung adalah Tiongkok dan Korea Selatan. Deputi Gubernur Bank Indonesia menyatakan bahwa Indonesia telah menyelesaikan uji teknis dan verifikasi sandbox dengan otoritas terkait di Tiongkok dan Korea Selatan. Uji coba dengan Tiongkok selesai pada akhir Januari, dan dengan Korea Selatan selesai pada akhir Februari, keamanan dan kelancaran sistem telah memenuhi standar, tinggal menunggu peluncuran resmi. Pada Januari 2026, transaksi QRIS Indonesia tumbuh 131,4% year-on-year, mempertahankan pertumbuhan tinggi. Bank Indonesia