Produsen Mobil China Rebut Pangsa Pasar Asia Tenggara dari Jepang
Baru-baru ini, produsen mobil terbesar kedua Jepang, Honda, menurunkan perkiraan laba tahunan karena tekanan tarif impor AS, kekurangan chip global, dan masalah pasokan chip dari perusahaan semikonduktor Belanda Nexperia (dimiliki oleh Wingtech Technology China, diambil alih pemerintah Belanda pada 30 September 2025). Honda memperkirakan kerugian sebesar 385 miliar yen akibat tarif impor AS, lebih rendah dari perkiraan awal 450 miliar yen. Akibatnya, saham Honda anjlok 4,7% pada Senin. Tantangan yang lebih berat datang dari produsen mobil listrik China, yang pangsa pasarnya di Asia Tenggara terus meningkat
BAIC Perluas Jaringan Dealer di Jakarta Barat
Penjualan Merek Mobil China di Indonesia Melonjak Sepuluh Bulan Pertama
Perusahaan Tiongkok Berminat Ikut Proyek Pembangkit Listrik Sampah
Perusahaan teknik modal China resmi masuk ke kawasan industri Indonesia
Chery Memprediksi Hanya Sedikit Merek yang Akan Bertahan di Pasar Otomotif Indonesia
Seiring dengan meningkatnya minat terhadap kendaraan elektrifikasi di Indonesia, persaingan pasar semakin ketat. Dalam lima tahun terakhir, lebih dari 10 merek baru telah memasuki pasar, sebagian besar dari China, termasuk Wuling, DFSK, Hyundai, Chery, Neta, BYD, dan lain-lain. Namun, Chief Operating Officer Chery Sales Indonesia memprediksi bahwa hanya sedikit merek yang benar-benar akan bertahan dalam beberapa tahun ke depan. Ia menunjukkan bahwa saat ini terdapat 10-15 merek mobil China di Indonesia, tetapi dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, mungkin hanya tersisa kurang dari 10 pemain utama, termasuk merek dari China, Jepang, dan negara lain. Ia menganggap fenomena ini mirip dengan
Perusahaan Medis China Ekspansi Pasar Pengobatan Presisi di Indonesia
Juxing Medical baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk mendirikan perusahaan patungan dengan New Genetron Holding Limited (Genetron Health) di Singapura, guna bersama-sama mengembangkan pasar pengobatan presisi di Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Rencana patungan ini bermaksud mendirikan entitas baru di Indonesia yang fokus pada desain, pembangunan, dan pengoperasian laboratorium diagnostik molekuler klinis, dengan penekanan pada onkologi presisi, dan pada waktunya membangun lini produksi lokal untuk reagen dan kit diagnostik in vitro. Perusahaan patungan akan bekerja sama dengan rumah sakit dan institusi medis terkemuka di Indonesia.
SANY Heavy Machinery Jadikan Indonesia Poros Rantai Pasok Global
SANY Heavy Machinery baru-baru ini sukses menyelenggarakan Konferensi Pemasok Global di Karawang, Indonesia, dengan tema "Berakar di Indonesia, Merantai Global", yang dihadiri oleh hampir seratus perwakilan pemasok terkemuka dari China, Indonesia, Jepang, Korea, Thailand, Malaysia, dan negara lainnya. Wakil Presiden Senior SANY Group dan General Manager SANY Heavy Machinery beserta seluruh anggota staf hadir mengenakan pakaian tradisional Indonesia "Batik", menunjukkan komitmen lokalisasi. Ia mengusulkan tiga strategi inti: meningkatkan investasi lokalisasi di Indonesia, meningkatkan kualitas produk dan efisiensi rantai pasok, serta membangun sistem rantai pasok global yang tangguh. Ia menekankan akan menjadikan Indonesia sebagai jembatan yang menjangkau global
Perusahaan Pendingin China Resmikan Pabrik Cerdas di Semarang
Perusahaan China, AUCMA, baru-baru ini mengadakan upacara peletakan batu pertama pabrik cerdas di Kawasan Industri Kendal, Semarang, Jawa Tengah. Proyek ini merupakan langkah kunci dalam strategi globalisasi AUCMA dan praktik baru dalam menghubungkan inisiatif "Sabuk dan Jalan" dengan kebutuhan pembangunan Indonesia. Pabrik akan fokus pada manufaktur cerdas, memproduksi produk pendingin rumah tangga dan rantai dingin cerdas, serta memperkenalkan teknologi canggih seperti pendinginan suhu rendah, hemat energi hijau, dan IoT cerdas. Dibangun sesuai standar industri maju, menerapkan operasi lokal, mengembangkan talenta teknis lokal, dan menciptakan basis industri yang mengintegrasikan penelitian, produksi, dan penjualan. Setelah selesai, kapasitas produksi tahunan diperkirakan mencapai 500.000
Perusahaan China dan Indonesia Berkolaborasi Kembangkan Proyek Tenaga Surya di Bali
Perusahaan energi publik Indonesia PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) bersama dengan Zhejiang Energy Solar Technology Co., Ltd. dari China dan PT Hypec International dari Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya atap (PLTSA) berkapasitas 130 MW. Nilai transaksi saat ini masih dalam tahap diskusi lebih lanjut. Presiden Direktur FUTR menyatakan bahwa ini adalah proyek pertama FUTR di bidang energi terbarukan, sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2060.
Yonyou Tampil di KTT Transformasi Digital DTS Indonesia
Baru-baru ini, <strong>Konferensi Transformasi Digital Indonesia (Digital Transformation Summit Indonesia) ke-41</strong> digelar meriah di Jakarta. Sebagai salah satu acara digital paling berpengaruh di Asia Tenggara, acara ini menghadirkan para eksekutif dari lembaga pemerintah Indonesia dan lebih dari 500 perusahaan besar untuk membahas penerapan teknologi seperti AI, cloud computing, dan otomatisasi dalam transformasi bisnis. Yonyou Indonesia diundang untuk hadir dan menyampaikan pidato bertajuk "Melampaui ERP Tradisional
CATL Tandatangani Perjanjian Pembelian Peralatan Pabrik Baterai di Indonesia
Contemporary Amperex Technology Co., Ltd. (CATL) baru-baru ini mengumumkan bahwa anak perusahaannya Hong Kong Time dan CATI telah menandatangani perjanjian pembelian peralatan dan jasa dengan perusahaan afiliasi CATIB, dengan total nilai sekitar US$131 juta (Rp3,57 triliun), untuk mendukung pembangunan pabrik baterai di Indonesia. Isi utama perjanjian meliputi pembelian peralatan (US$109 juta) yaitu lini produksi sel baterai, lini produksi modul/paket baterai, dan peralatan pendukung, serta pembelian jasa (US$22,11 juta) yang mencakup instalasi dan komisioning peralatan, dukungan tenaga kerja, dan layanan teknis lainnya. Metode pembayaran dilakukan secara bertahap, untuk pembayaran peralatan