Delegasi Dagang Tiongkok bersama Kedutaan Besar Indonesia di Tiongkok mengadakan pertemuan khusus dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia di Jakarta. Kedua pihak mencapai sejumlah kesepakatan mengenai perluasan investasi bilateral, peningkatan perdagangan, dan pengembangan sinergi industri, terus memperkuat fondasi kerja sama ekonomi kedua negara, mendorong hubungan perdagangan dan ekonomi bilateral yang semakin kokoh. Pertemuan ini fokus pada peningkatan skala perdagangan dan kualitas investasi antara Tiongkok dan Indonesia secara menyeluruh, serta membangun sistem kerja sama ekonomi bilateral yang berkualitas tinggi dan berkelanjutan. Sebanyak 30 perusahaan unggulan Tiongkok berpartisipasi dalam kegiatan ini untuk melakukan penjajakan kerja sama, dengan fokus utama pada tiga sektor strategis: teknologi masa depan, transisi energi terbarukan, dan kesehatan medis, yang secara tepat sesuai dengan kebutuhan peningkatan industri dan transisi energi Indonesia saat ini.

Berdasarkan forum bisnis ini, perusahaan dari kedua negara berhasil mencapai sejumlah perjanjian kerja sama dengan total nilai mencapai 2 miliar dolar AS (setara 35,77 triliun rupiah), menjadi hasil penting kerja sama industri antara Tiongkok dan Indonesia tahun ini, memberikan dorongan baru bagi pengembangan ekonomi riil Indonesia. Wakil Menteri Bidang Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan bahwa tujuan inti dari pertemuan khusus ini adalah untuk terus memperdalam keterkaitan perdagangan dan ekonomi bilateral, terus memperluas skala investasi berkualitas Tiongkok di Indonesia, meningkatkan aktivitas perdagangan bilateral, serta memberdayakan pengembangan industri Indonesia melalui investasi asing. Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok memperkenalkan bahwa perusahaan Tiongkok yang melakukan penjajakan kerja sama kali ini semuanya berfokus pada industri baru yang mutakhir, yang dapat membantu Indonesia menyelesaikan transisi energi, penataan industri teknologi, dan peningkatan sistem kesehatan.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) secara terbuka menyatakan bahwa perusahaan lokal Indonesia telah siap untuk bekerja sama secara penuh, secara aktif menghubungkan investasi dan sumber daya teknologi berkualitas dari Tiongkok. Ia menekankan bahwa investasi asing memerlukan sinergi lokal, melalui kerja sama yang mendalam antara perusahaan asing dan lokal, dapat secara tepat menangkap peluang pengembangan industri sekaligus bersama-sama menghadapi tantangan pasar, sehingga proyek investasi asing benar-benar berakar dan memberdayakan ekonomi lokal.

Selain investasi industri, pertemuan ini juga menetapkan isu inti kerja sama pengembangan sumber daya manusia. Kedua pihak sepakat bahwa pengembangan industri masa depan seperti teknologi tinggi, semikonduktor, dan energi baru tidak terlepas dari dukungan tenaga profesional berkualitas tinggi. Selanjutnya, kedua negara akan memulai kerja sama pendidikan dan pelatihan keterampilan, bekerja sama dengan institusi seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk membangun sistem pengembangan bakat, menyediakan tenaga kerja profesional bagi industri baru dan manufaktur kelas atas di Indonesia, memberdayakan peningkatan industri melalui talenta, serta membantu Indonesia membangun rantai industri teknologi inti masa depan.