Lompat ke Konten Utama
Yinqitong
PT.INDOYUANHANG MANIDIRI
Teknik & Energi

PT.INDOYUANHANG MANIDIRI

Rekayasa geoteknik, pondasi dan beton, pemasangan tiang pancang, konstruksi jembatan

Penjelasan Detail

Nama Perusahaan: PT.INDOYUANHANG MANIDIRI

Bidang Industri: Konstruksi Teknik/Teknik Geoteknik

Bidang Usaha Utama: Teknik Geoteknik, Pondasi Sipil dan Proyek Beton, Konstruksi Tiang Pancang, Konstruksi Jembatan

Profil Perusahaan: PT.INDOYUANHANG MANIDIRI sebelumnya bernama PT.INDO YUANHANG MANDIRI, didirikan pada tahun 2017, merupakan perusahaan yang didaftarkan di Indonesia oleh Hunan Tonglong Construction Engineering Co., Ltd. Tiongkok sesuai dengan peraturan perundang-undangan lokal Indonesia. PT.INDOYUANHANG MANIDIRI adalah perusahaan konstruksi yang mengkhususkan diri pada teknik geoteknik. Saat ini perusahaan memegang kualifikasi konstruksi kelas B2 tingkat tinggi di Indonesia dan dapat menerima semua proyek pondasi sipil dan beton di Indonesia. Sejak didirikan, perusahaan telah menyelesaikan berbagai proyek antara lain: proyek tiang pancang pabrik baja Tsingshan Dexin di Indonesia, proyek tiang pancang Country Garden Tangerang, proyek tiang pancang lokasi pembuatan balok jembatan Biro Keempat Kereta Api untuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung, proyek tiang pancang jembatan besar DK114 Biro Keempat Kereta Api di Bandung untuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung, proyek tiang pancang tahap ketiga Jalan Tol Bandung, proyek instalasi pabrik pencampur beton di lokasi pembuatan balok jembatan Biro Keempat Kereta Api untuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung, serta proyek struktur pondasi DK26 Biro Kedelapan Sumber Daya Air untuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Berbasis di Indonesia, PT.INDOYUANHANG MANIDIRI secara bertahap berkembang menjadi perusahaan internasional yang diversifikasi dan komprehensif dengan fokus pada konstruksi tiang pancang dan konstruksi jembatan.

Informasi Kontak

Untuk melindungi privasi klien, silakan klik untuk melihat informasi terkait Saat menghubungi, sebutkan bahwa Anda menemukan kami di "Panduan Perusahaan Indonesia".