Bali Hentikan Proyek Lift Kaca Tebing Investasi Perusahaan Tiongkok
Karena memicu kontroversi lingkungan, otoritas Bali menghentikan sementara proyek lift kaca setinggi 182 meter di tebing Pantai Kelingking yang dibangun oleh pengembang China, China Kais Group. Lift tersebut awalnya direncanakan untuk memudahkan wisatawan mengakses pantai, tetapi foto poros lift yang memotong tebing ikonik yang menyerupai dinosaurus T-Rex (dijuluki "Tebing T-Rex") menjadi viral di media sosial, membuat marah penduduk setempat dan wisatawan yang menganggapnya merusak keindahan alam dan mempercepat erosi. Otoritas juga menemukan bahwa proyek tersebut tidak memiliki izin yang diperlukan. Warga setempat dan warganet mengungkapkan ketidakpuasan, menganggap bahwa
Dealer Mobil Jepang Beralih Menjadi Agen Merek China
Industri Baja Indonesia Mendesak Pemerintah untuk Membatasi Impor Baja Murah dari China dan Vietnam
Forum Bisnis Indonesia-China Perdalam Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan
Indonesia Terbitkan Obligasi Dim Sum Berdenominasi Yuan untuk Pertama Kalinya
Jangka Waktu Pembayaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Berpotensi Diperpanjang hingga 60 Tahun
Kepala Badan Pengawas BUMN Indonesia dan Direktur Operasional Lembaga Pengelola Investasi mengungkapkan bahwa negosiasi restrukturisasi utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung tidak hanya mencakup jangka waktu pembayaran 60 tahun yang diajukan China, tetapi juga isu-isu inti seperti pembayaran bunga dan mata uang pembayaran. Mantan Menteri Koordinator Perekonomian Luhut pernah menyebutkan kemungkinan perpanjangan jangka waktu pembayaran hingga 60 tahun, namun ia menegaskan bahwa perjanjian terkait belum final, dan tim negosiasi Indonesia akan kembali ke China dalam waktu dekat untuk konsultasi. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun menanggapi bahwa sejak beroperasi pada 2023, Kereta Cepat Jakarta-Bandung berjalan aman dan stabil, telah mengangkut lebih dari 11,71 juta penumpang, serta menciptakan banyak lapangan kerja dan mendorong pembangunan ekonomi di sepanjang jalur.
Pemerintah Indonesia Fokus Memberantas Penyelundupan Tekstil dan Baja serta Under Invoicing
Menteri Keuangan baru-baru ini mengungkapkan bahwa pemerintah akan segera melakukan operasi penangkapan besar-besaran terhadap jaringan kriminal yang telah lama terlibat dalam penyelundupan ilegal barang-barang seperti tekstil dan baja. Ia menyatakan di Istana Presiden bahwa jaringan ini menggunakan praktik "under invoicing" untuk secara artifisial merendahkan nilai sebenarnya barang guna menghindari bea masuk. Daftar nama pelaku telah dikuasai dan akan ditindak sesuai hukum pada waktu yang tepat. Selain masalah penyelundupan, ia juga menekankan akan menyelidiki pelanggaran internal di Kementerian Keuangan, terutama kemungkinan keterlibatan pegawai di sektor pajak dan bea cukai dalam melindungi peredaran rokok ilegal. Ia
Indonesia Akan Memulai Tender Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah, Beroperasi pada Tahun 2028
Lembaga pengelola investasi Danantara berencana memulai tender terbuka untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (WtE) pada November 2025, yang bertujuan mengubah sampah kota menjadi listrik melalui teknologi insinerasi. Proyek ini pertama kali mencakup 10 kota, kemudian akan diperluas ke 23 kota, dan diperkirakan akan beroperasi secara komersial pada tahun 2028. Pemerintah berencana menggunakan teknologi insinerasi langsung (suhu 850-1000 derajat), yang dapat menangani berbagai jenis sampah dengan reduksi volume hingga 90%. Rencananya, teknologi gasifier lama akan dihapuskan karena yang terakhir memiliki persyaratan kelembaban sampah yang tinggi dan efisiensi pembangkit listrik hanya 4%-44%.
Ekspor Indonesia ke China Terus Tumbuh di Tengah Perang Dagang
】Menteri Perdagangan baru-baru ini menyatakan bahwa meskipun perang dagang AS-China berlanjut, ekspor Indonesia ke kedua negara pada Januari-Agustus 2025 tetap tumbuh. Data menunjukkan ekspor non-migas Indonesia ke China mencapai 40,44 miliar dolar AS, naik 8,68% year-on-year; ekspor ke AS mencapai 20,6 miliar dolar AS, dengan surplus perdagangan 12,2 miliar dolar AS (sumber surplus terbesar Indonesia). Negara surplus utama adalah AS, India (9,43 miliar dolar AS), Filipina (5,85 miliar dolar AS). Negara defisit utama adalah China (13,09 miliar dolar AS), Singapura (3,55 miliar dolar AS). Menteri menekankan peningkatan
Indonesia Pelajari Pengalaman Relokasi Bendungan Tiga Ngarai China untuk Program Transmigrasi
Menteri Transmigrasi Indonesia baru-baru ini menyatakan bahwa pengalaman relokasi Bendungan Tiga Ngarai di Yichang, Provinsi Hubei, China (berhasil memindahkan 1,3 juta orang) menjadi referensi berharga bagi Indonesia. Melalui pembangunan selama 32 tahun, Yichang telah bertransformasi menjadi kawasan transmigrasi maju dengan sektor pertanian, industri rumah tangga, dan pariwisata yang berkembang pesat, dengan kesejahteraan transmigran meningkat 8 kali lipat dibandingkan sebelum relokasi. Pemerintah China menyediakan pelatihan vokasi berkelanjutan untuk membantu transmigran beradaptasi dengan industri baru (seperti budidaya jeruk, pengolahan teh). Produk industri rumah tangga telah mencapai skala ekspor, sambil memastikan transmigran tidak terlalu jauh dari tempat asal mereka, sehingga jaringan sosial tetap terjaga. Indonesia berencana mengembangkan secara prioritas
Tarif AS terhadap China Buka Peluang Ekspor Baru bagi Indonesia
Menteri Keuangan Indonesia yang baru berpendapat bahwa ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif 100% pada barang-barang China menciptakan peluang ekspor baru bagi Indonesia. Jika Trump menerapkan kebijakan tarif ini, daya saing produk China di pasar AS akan menurun drastis. Sebagai negara ekonomi penting di Asia Tenggara, Indonesia memiliki peluang untuk mengisi sebagian pangsa pasar tersebut. Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah dan beragam produk, seperti produk pertanian, pertambangan, dan manufaktur, yang semuanya berpotensi mendapatkan lebih banyak peluang ekspor ke AS. Indonesia harus secara aktif memanfaatkan momentum ini, dan pemerintah serta instansi terkait perlu menyusun strategi yang efektif,
Indonesia Rencanakan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di 80 Ribu Desa
Menteri Koordinator Perekonomian baru-baru ini mengumumkan bahwa Presiden Prabowo telah memerintahkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya di 80 ribu desa, dengan total kapasitas terpasang yang direncanakan mencapai 80 GW. Proyek ini akan dilaksanakan melalui Koperasi Merah Putih Desa, bertujuan untuk mempercepat kemandirian energi Indonesia. Tahap awal akan dilakukan uji coba pembangunan pembangkit listrik 1 MW di lahan seluas 1 hektar, dan setelah diterapkan secara luas, diperkirakan produksi listrik tahunan setara dengan total subsidi energi selama 4 tahun. Menteri Energi mengungkapkan target akhir sebesar 100 GW, dengan total investasi proyek diperkirakan mencapai 100 miliar dolar AS, dan setelah tahun ke-5 hingga ke-6 pembangunan, subsidi energi dapat dihapuskan secara bertahap. Rencana ini juga akan dikoordinasikan melalui mekanisme TPAKD