Menurut data statistik terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Indonesia, pada kuartal pertama tahun 2024, tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,11%, angka ini meningkat dibandingkan 5,04% pada kuartal keempat tahun 2023.
Data statistik mengungkapkan bahwa sejak tahun 2019, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama belum pernah mencapai puncak setinggi ini, di mana tingkat pertumbuhan tahunan saat itu sebesar 5,07%.
Perwakilan utama Badan Pusat Statistik, Amalia, menyebutkan bahwa ekspansi ekonomi pada kuartal pertama tahun ini didukung oleh dua pilar utama, yaitu konsumsi dan investasi, yang masing-masing memberikan kontribusi sebesar 2,62% dan 1,19% terhadap pertumbuhan ekonomi. Pada kuartal ini, Indonesia mengalami pemilihan umum dan perayaan akhir bulan Ramadan, yang secara signifikan mendorong peningkatan tingkat konsumsi. Selain itu, belanja pemerintah juga meningkat.
Menurut informasi lebih lanjut, berkat kemajuan proyek pembangunan ibu kota baru, pertumbuhan ekonomi Pulau Kalimantan Indonesia pada kuartal pertama tahun 2024 mencapai angka yang mengesankan sebesar 6,17%.
Amalia juga menyebutkan bahwa dibandingkan dengan beberapa mitra dagang utama lainnya, tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,11% pada kuartal pertama melebihi Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, dan Singapura, tetapi masih di bawah Tiongkok dan India.
Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani, pada hari yang sama menyatakan bahwa data ekonomi kuartal pertama menunjukkan bahwa di tengah lingkungan ekonomi global yang penuh ketidakpastian saat ini, ekonomi Indonesia tetap mempertahankan stabilitas dan ketahanannya.
Sumber berita: Kantor Berita Zhongxin Jakarta
Menurut data statistik terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Indonesia, pada kuartal pertama tahun 2024, tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,11%, angka ini meningkat dibandingkan 5,04% pada kuartal keempat tahun 2023.
Data statistik mengungkapkan bahwa sejak tahun 2019, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama belum pernah mencapai puncak setinggi ini, di mana tingkat pertumbuhan tahunan saat itu sebesar 5,07%.
Perwakilan utama Badan Pusat Statistik, Amalia, menyebutkan bahwa ekspansi ekonomi pada kuartal pertama tahun ini didukung oleh dua pilar utama, yaitu konsumsi dan investasi, yang masing-masing memberikan kontribusi sebesar 2,62% dan 1,19% terhadap pertumbuhan ekonomi. Pada kuartal ini, Indonesia mengalami pemilihan umum dan perayaan akhir bulan Ramadan, yang secara signifikan mendorong peningkatan tingkat konsumsi. Selain itu, belanja pemerintah juga meningkat.
Menurut informasi lebih lanjut, berkat kemajuan proyek pembangunan ibu kota baru, pertumbuhan ekonomi Pulau Kalimantan Indonesia pada kuartal pertama tahun 2024 mencapai angka yang mengesankan sebesar 6,17%.
Amalia juga menyebutkan bahwa dibandingkan dengan beberapa mitra dagang utama lainnya, tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,11% pada kuartal pertama melebihi Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, dan Singapura, tetapi masih di bawah Tiongkok dan India.
Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani, pada hari yang sama menyatakan bahwa data ekonomi kuartal pertama menunjukkan bahwa di tengah lingkungan ekonomi global yang penuh ketidakpastian saat ini, ekonomi Indonesia tetap mempertahankan stabilitas dan ketahanannya.
Sumber berita: Kantor Berita Zhongxin Jakarta