SAIC-CATL bersama Kentjana Group membangun pabrik perakitan baterai di Indonesia. Pabrik berkapasitas produksi 20.000 unit baterai per tahun, dioperasikan oleh PT UABS Indonesia, dengan SAIC-CATL memegang 67% saham dan Kentjana Group 33%.
Tahap awal akan memproduksi baterai untuk merek MG milik SAIC, dengan investasi sekitar Rp100 miliar dan luas area 5.000 meter persegi. Komponen dan modul akan diimpor dari China kemudian dirakit. CATL adalah merek baterai terkemuka global, SAIC memiliki lini produk yang lengkap. MG Indonesia akan menjadi pengguna pertama baterai pabrik ini pada tahun 2024, dan ke depannya merek-merek di bawah SAIC juga akan menggunakannya. PT UABS memiliki rencana jangka panjang, pada tahun 2026 akan memasuki manufaktur sepeda motor listrik (EV) dan sistem penyimpanan energi, serta pada tahun 2030 bercita-cita menjadi perusahaan global. Prospeknya patut dinantikan.
SAIC-CATL bersama Kentjana Group membangun pabrik perakitan baterai di Indonesia. Pabrik berkapasitas produksi 20.000 unit baterai per tahun, dioperasikan oleh PT UABS Indonesia, dengan SAIC-CATL memegang 67% saham dan Kentjana Group 33%.
Tahap awal akan memproduksi baterai untuk merek MG milik SAIC, dengan investasi sekitar Rp100 miliar dan luas area 5.000 meter persegi. Komponen dan modul akan diimpor dari China kemudian dirakit. CATL adalah merek baterai terkemuka global, SAIC memiliki lini produk yang lengkap. MG Indonesia akan menjadi pengguna pertama baterai pabrik ini pada tahun 2024, dan ke depannya merek-merek di bawah SAIC juga akan menggunakannya. PT UABS memiliki rencana jangka panjang, pada tahun 2026 akan memasuki manufaktur sepeda motor listrik (EV) dan sistem penyimpanan energi, serta pada tahun 2030 bercita-cita menjadi perusahaan global. Prospeknya patut dinantikan.