Pabrikan mobil China Aion, meskipun merek baru, secara aktif mengembangkan pasar Indonesia. CEO Aion Indonesia menyatakan target tahun 2025 memiliki lebih dari 50 dealer di Indonesia, saat ini sudah lebih dari 40. Dealernya telah tersebar di Sumatera, Kalimantan, Bali, dan Jawa, bahkan produk sudah dipamerkan hingga Aceh. Langkah ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi mobil listrik canggih dan melayani konsumen Indonesia. Kehadiran dealer baru diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan purna jual, memberikan pengalaman langsung bagi konsumen yang berniat beralih ke mobil listrik. Pada saat yang sama, Aion akan membangun stasiun pengisian daya di setiap dealer, beberapa dealer tertentu juga akan dilengkapi dengan stasiun pengisian cepat, dan di beberapa lokasi menyediakan layanan pengisian daya gratis untuk memudahkan konsumen mengisi daya baterai.
Pabrikan mobil China Aion, meskipun merek baru, secara aktif mengembangkan pasar Indonesia. CEO Aion Indonesia menyatakan target tahun 2025 memiliki lebih dari 50 dealer di Indonesia, saat ini sudah lebih dari 40. Dealernya telah tersebar di Sumatera, Kalimantan, Bali, dan Jawa, bahkan produk sudah dipamerkan hingga Aceh. Langkah ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi mobil listrik canggih dan melayani konsumen Indonesia. Kehadiran dealer baru diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan purna jual, memberikan pengalaman langsung bagi konsumen yang berniat beralih ke mobil listrik. Pada saat yang sama, Aion akan membangun stasiun pengisian daya di setiap dealer, beberapa dealer tertentu juga akan dilengkapi dengan stasiun pengisian cepat, dan di beberapa lokasi menyediakan layanan pengisian daya gratis untuk memudahkan konsumen mengisi daya baterai.