Pemerintah Indonesia sedang meninjau berbagai proyek hilir, termasuk mineral, batu bara, produk pertanian, dan hasil laut. Presiden Prabowo menerima laporan dari Kelompok Kerja Hilir dan kementerian terkait mengenai perkembangan investasi industri hilir. Dalam pertemuan tersebut, Kelompok Kerja melaporkan beberapa proyek strategis untuk mendorong industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi nasional. Menteri Investasi dan Hilir menyatakan bahwa selain mempertimbangkan aspek ekonomi, proyek-proyek ini juga meneliti dampaknya terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan ekspor, dan pengurangan impor. Pemerintah bertujuan agar proyek tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada industrialisasi yang sehat dan berkelanjutan, serta akan melakukan evaluasi di setiap tahap untuk memastikan efektivitas investasi yang optimal. Sebagai langkah mitigasi risiko, setiap proyek akan melalui evaluasi ketat, termasuk komitmen investasi dan uji tuntas. Presiden juga menekankan pentingnya proyek dalam menciptakan lapangan kerja, yang menjadi fokus diskusi. Dengan strategi hilir yang matang dan berkelanjutan, pemerintah optimis program ini akan memberikan dampak positif pada perekonomian nasional dan memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.