Luckin Coffee baru-baru ini menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan Indonesia, 'membooking' Kepulauan Banggai sebagai daerah asal eksklusif santan untuk Sheng Ye Latte dan menamakannya 'Pulau Kelapa Eksklusif Luckin Coffee', dengan hak pembelian eksklusif sumber daya kelapa, dan akan membeli sekitar 1 juta ton bahan baku kelapa dalam 5 tahun ke depan. Ini merupakan langkah Luckin dalam mendorong pembangunan rantai pasok hulu dan tata letak daerah asal berkualitas, tidak hanya bekerja sama dengan pengembangan sistematis sumber daya kelapa setempat, tetapi juga mendorong pembangunan berkelanjutan melalui dukungan teknis dan pembangunan komunitas. Penjualan kumulatif Sheng Ye Latte telah melampaui 1,2 miliar cangkir, Luckin telah menjadi salah satu merek minuman dengan konsumsi kelapa terbesar di China. Indonesia adalah salah satu negara penghasil dan penanam kelapa terbesar di dunia, kelapa yang ditanam secara tradisional oleh petani kelapa di Kepulauan Banggai memiliki kualitas yang sangat baik. Dalam beberapa tahun terakhir, Luckin terus memperkuat tata letak daerah asal bahan baku global. Tahun ini bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik China-Indonesia, Luckin secara aktif merespons seruan untuk mendorong globalisasi rantai pasok berkualitas tinggi, dan kerja sama dengan Kepulauan Banggai akan menyuntikkan vitalitas baru ke dalam 'Sabuk dan Jalur Sutra' serta menyumbangkan kekuatan merek China.