Menteri ESDM menyatakan bahwa rencana pembangunan PLTN pada tahun 2030 atau 2032 akan dilaporkan kepada Presiden.Proyek PLTN telah dimasukkan ke dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 yang saat ini dalam tahap finalisasi.Ia menilai PLTN dapat memperkuat sistem kelistrikan nasional dan mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik berbahan bakar fosil, namun perlu dilakukan sosialisasi luas kepada masyarakat mengenai pemanfaatan energi nuklir. Indonesia dan Inggris memiliki potensi kerja sama dalam pengembangan PLTN. Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair menyatakan bahwa Inggris telah mengembangkan teknologi PLTN modular berkapasitas 300-500 MW yang cocok untuk negara kepulauan seperti Indonesia. Pemerintah Indonesia akan menunggu demonstrasi teknologi dari perusahaan energi Inggris untuk menentukan kesesuaian teknologi tersebut di Indonesia. Saat ini, Bangka Belitung dan Kalimantan Tengah merupakan lokasi potensial pembangunan PLTN di Indonesia, selain Kalimantan Barat. Namun, lokasi akhir belum ditentukan dan akan bergantung pada perencanaan pemerintah yang memperkirakan pengembangan proyek nuklir sebesar 1 GW, yang dapat menjadi awal pengembangan energi nuklir Indonesia.
Menteri ESDM menyatakan bahwa rencana pembangunan PLTN pada tahun 2030 atau 2032 akan dilaporkan kepada Presiden.Proyek PLTN telah dimasukkan ke dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 yang saat ini dalam tahap finalisasi.Ia menilai PLTN dapat memperkuat sistem kelistrikan nasional dan mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik berbahan bakar fosil, namun perlu dilakukan sosialisasi luas kepada masyarakat mengenai pemanfaatan energi nuklir. Indonesia dan Inggris memiliki potensi kerja sama dalam pengembangan PLTN. Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair menyatakan bahwa Inggris telah mengembangkan teknologi PLTN modular berkapasitas 300-500 MW yang cocok untuk negara kepulauan seperti Indonesia. Pemerintah Indonesia akan menunggu demonstrasi teknologi dari perusahaan energi Inggris untuk menentukan kesesuaian teknologi tersebut di Indonesia. Saat ini, Bangka Belitung dan Kalimantan Tengah merupakan lokasi potensial pembangunan PLTN di Indonesia, selain Kalimantan Barat. Namun, lokasi akhir belum ditentukan dan akan bergantung pada perencanaan pemerintah yang memperkirakan pengembangan proyek nuklir sebesar 1 GW, yang dapat menjadi awal pengembangan energi nuklir Indonesia.