Perusahaan Neta Auto Indonesia menutup secara permanen dealer pertamanya yang berlokasi di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Penutupan ini merupakan keputusan strategis berdasarkan pertimbangan bisnis menyeluruh untuk menyesuaikan operasional. Manajer Humas dan Digital merek tersebut menyatakan bahwa keputusan ini merupakan hasil kesepakatan bersama kedua belah pihak dengan mengutamakan kepentingan pelanggan dan kelanjutan layanan purna jual. Meskipun satu dealer ditutup, Neta tetap berkomitmen mendukung perkembangan industri kendaraan listrik Indonesia, dan jaringan 13 dealer yang ada dapat memastikan hak dan layanan konsumen tidak terpengaruh, termasuk garansi kendaraan, bantuan jalan darurat, layanan kunjungan rumah, dan penelusuran riwayat perbaikan kendaraan. Neta baru-baru ini terjerat opini negatif, dikabarkan menghadapi krisis keuangan, tim R&D di Tiongkok dibubarkan, melakukan PHK terhadap karyawan, menunggak gaji, bahkan berselisih pembayaran dengan pemasok komponen yang pernah mendatangi kantor pusat Shanghai untuk menagih utang. Neta Auto Indonesia menanggapi bahwa situasi tersebut sebenarnya merupakan langkah efisiensi perusahaan, dan masalah di Tiongkok tidak akan mempengaruhi perkembangan bisnisnya di Indonesia.