Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral menyatakan saat ini sekitar 780.000 rumah tangga di Indonesia belum teraliri listrik, tersebar di 10.068 desa terpencil.Pemerintah berencana melalui program "Listrik Desa" milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) secara bertahap menyediakan listrik bagi rumah tangga tersebut pada tahun 2025-2029. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah akan membangun pembangkit listrik berkapasitas 394 megawatt yang dapat menyediakan sambungan listrik bagi sekitar 780.000 rumah tangga. Untuk melaksanakan program ini, pemerintah diperkirakan membutuhkan anggaran investasi sekitar Rp50 triliun dalam lima tahun ke depan. Ia menyatakan pasokan listrik tidak hanya terkait kebutuhan, tetapi juga merupakan langkah penting untuk mewujudkan keadilan dan pemerataan daerah, dari Aceh hingga Papua harus menikmati layanan listrik. Selain itu, penyediaan listrik untuk daerah yang belum teraliri juga menciptakan peluang bagi investor untuk bekerja sama dengan pemerintah, membantu mewujudkan pembangunan energi yang adil. Program "Listrik Desa" adalah tugas yang diberikan pemerintah pusat kepada PLN untuk menyediakan listrik bagi semua wilayah, termasuk daerah terpencil, terdepan, dan tertinggal. Hingga akhir tahun 2024, sebanyak 83.693 desa dan komunitas telah menikmati listrik.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral menyatakan saat ini sekitar 780.000 rumah tangga di Indonesia belum teraliri listrik, tersebar di 10.068 desa terpencil.Pemerintah berencana melalui program "Listrik Desa" milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) secara bertahap menyediakan listrik bagi rumah tangga tersebut pada tahun 2025-2029. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah akan membangun pembangkit listrik berkapasitas 394 megawatt yang dapat menyediakan sambungan listrik bagi sekitar 780.000 rumah tangga. Untuk melaksanakan program ini, pemerintah diperkirakan membutuhkan anggaran investasi sekitar Rp50 triliun dalam lima tahun ke depan. Ia menyatakan pasokan listrik tidak hanya terkait kebutuhan, tetapi juga merupakan langkah penting untuk mewujudkan keadilan dan pemerataan daerah, dari Aceh hingga Papua harus menikmati layanan listrik. Selain itu, penyediaan listrik untuk daerah yang belum teraliri juga menciptakan peluang bagi investor untuk bekerja sama dengan pemerintah, membantu mewujudkan pembangunan energi yang adil. Program "Listrik Desa" adalah tugas yang diberikan pemerintah pusat kepada PLN untuk menyediakan listrik bagi semua wilayah, termasuk daerah terpencil, terdepan, dan tertinggal. Hingga akhir tahun 2024, sebanyak 83.693 desa dan komunitas telah menikmati listrik.