Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral baru-baru ini mengungkapkan bahwa proyek baterai terintegrasi hulu-hilir oleh investor China, Contemporary Amperex Technology Co Limited (CATL), akan mengadakan upacara groundbreaking pada Juni 2025. Proyek ini bernilai sekitar 6-7 miliar dolar AS, membangun ekosistem baterai kendaraan listrik dari hulu ke hilir, meliputi pertambangan, smelter HPAL, prekursor, katoda, sel baterai, dan lain-lain. Ini adalah proyek pertama semacam ini di dunia. Ia memahami keinginan beberapa negara Eropa untuk membangun pabrik sel baterai di dekat pabrik mobil Eropa, namun menekankan bahwa pabrik prekursor dan katoda harus dibangun di Indonesia guna menciptakan situasi yang adil dan saling menguntungkan, serta menjaga rantai industri nikel dan ekosistem industri Indonesia. Proyek ini bukan sekadar investasi, melainkan juga penyesuaian penting dalam tata letak industri baterai global, yang berdampak luas pada pengembangan industri terkait di Indonesia dan kerja sama internasional.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral baru-baru ini mengungkapkan bahwa proyek baterai terintegrasi hulu-hilir oleh investor China, Contemporary Amperex Technology Co Limited (CATL), akan mengadakan upacara groundbreaking pada Juni 2025. Proyek ini bernilai sekitar 6-7 miliar dolar AS, membangun ekosistem baterai kendaraan listrik dari hulu ke hilir, meliputi pertambangan, smelter HPAL, prekursor, katoda, sel baterai, dan lain-lain. Ini adalah proyek pertama semacam ini di dunia. Ia memahami keinginan beberapa negara Eropa untuk membangun pabrik sel baterai di dekat pabrik mobil Eropa, namun menekankan bahwa pabrik prekursor dan katoda harus dibangun di Indonesia guna menciptakan situasi yang adil dan saling menguntungkan, serta menjaga rantai industri nikel dan ekosistem industri Indonesia. Proyek ini bukan sekadar investasi, melainkan juga penyesuaian penting dalam tata letak industri baterai global, yang berdampak luas pada pengembangan industri terkait di Indonesia dan kerja sama internasional.