Xpeng Motors baru-baru ini mengumumkan di Jakarta bahwa model unggulannya, Xpeng X9, resmi memasuki pasar lokal dengan harga mulai dari 990 juta rupiah (setara dengan sekitar Rp46,7 juta RMB). Sementara itu, proyek produksi lokalisasi luar negeri pertama mereka memasuki hitungan mundur produksi. Versi setir kanan Xpeng X9 akan diproduksi secara lokal di Indonesia pada Juli 2025, menandai selesainya tata letak rantai penuh ekspor "manufaktur + pengiriman" Xpeng ke luar negeri. Indonesia, sebagai negara dengan populasi terbesar di Asia Tenggara, memiliki potensi penjualan mobil tahunan hingga jutaan unit, dan menjadi hub produksi pertama dalam tata letak global Xpeng, yang berfokus pada pasar inti Asia Tenggara. Produksi lokal akan meningkatkan efisiensi respons pasar, menyediakan solusi cerdas elektrik yang disesuaikan untuk Indonesia dan kawasan sekitarnya, mempercepat adopsi teknologi dan pemerataan, serta mencapai situasi saling menguntungkan. Sebagai MPV listrik murni premium unggulan, Xpeng X9 dapat beralih antara SUV empat tempat duduk besar dan MPV tujuh tempat duduk besar, dengan fitur kursi belakang yang dapat dilipat secara elektrik dengan satu tombol, radius putar minimal 5,4 meter untuk beradaptasi dengan medan sempit, AI cerdas, dan sasis super A. Fitur-fitur ini sesuai dengan kebutuhan keluarga besar dan medan kompleks di Indonesia. Kabin cerdas, sistem mengemudi otonom terdepan, dan fungsi kemudi roda belakang standar secara tepat memenuhi permintaan kuat konsumen Indonesia akan kendaraan energi baru yang cerdas dan ramah lingkungan. Xpeng X9 telah mencatat rekor penjualan tahunan teratas di antara MPV listrik murni premium. Ketua Dewan He Xiaopeng sangat percaya diri, dengan target menjadi juara penjualan MPV listrik murni premium di Asia-Pasifik pada tahun 2025. Dari "ekspor" hingga "produksi lokal", Xpeng telah memasuki lebih dari 40 negara dan wilayah di seluruh dunia, dan proyek Indonesia adalah langkah kunci dalam strategi globalnya, terus memperkuat daya saing internasionalnya.