Pada 29-30 Juli, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Wang Lutong, beserta rombongan mengunjungi Kawasan Industri Morowali (IMIP) dan Kawasan Industri Weda Bay (IWIP) untuk melakukan inspeksi dan bimbingan. Fokus kunjungan adalah meninjau dua proyek utama Huayou di Indonesia, yaitu Huayue dan Huafei, serta melakukan diskusi mendalam mengenai pembangunan rantai industri energi baru dan pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan. Di lokasi proyek Huayue, Dubes Wang mendengarkan laporan dari penanggung jawab lapangan mengenai sejarah perkembangan dan visi masa depan perusahaan, serta mengunjungi model maket dan lokasi produksi proyek Huayue. Beliau memberikan apresiasi atas praktik inovatif Huayue dalam manajemen modern dan ramah lingkungan. Di Kawasan Industri Weda Bay, Dubes Wang melakukan inspeksi langsung ke proyek Huafei. Penanggung jawab pusat manajemen regional Huayou Indonesia menjelaskan secara rinci mengenai basis manufaktur hijau terintegrasi bahan baku lithium baterai Huayou di Weda Bay. Setelah memahami teknologi proses HPAL (High Pressure Acid Leach) untuk nikel laterit merah terbesar di dunia saat ini, yaitu proyek Huafei HPAL, Dubes Wang memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian Huafei dalam hal inteligensi dan ramah lingkungan. Dalam kunjungannya, Dubes Wang menyatakan bahwa Huayou, sebagai representatif industri baterai lithium energi baru Tiongkok yang "go global", sepenuhnya menunjukkan kemampuan teknis dan daya saing komprehensif perusahaan-perusahaan Tiongkok, serta merupakan perwujudan nyata dari pembangunan komunitas bersama Tiongkok-Indonesia. Beliau mendorong perusahaan untuk terus memperdalam pasar Indonesia, memanfaatkan peluang perkembangan, dan meraih hasil yang lebih besar. Pada saat yang sama, Dubes juga menekankan bahwa Kedutaan Besar dan Konsulat Jenderal Tiongkok di Indonesia akan terus berperan sebagai jembatan dan penghubung, mendorong kerja sama ekonomi dan perdagangan Tiongkok-Indonesia agar lebih mendalam dan nyata, serta sepenuhnya mendukung perkembangan berkualitas tinggi perusahaan-perusahaan Tiongkok di Indonesia. Kegiatan inspeksi ini tidak hanya menunjukkan perhatian besar pemerintah Tiongkok terhadap perkembangan "go global" perusahaan-perusahaan Tiongkok, tetapi juga memberikan dorongan baru bagi pendalaman kerja sama antara Tiongkok dan Indonesia di bidang energi baru dan industri nikel.