Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga saat ini telah memiliki 22 perusahaan yang menyelesaikan Penawaran Umum Perdana (IPO) dengan total dana terkumpul Rp10,39 triliun. Masih ada 7 perusahaan yang mengantre untuk listing, di antaranya 3 perusahaan besar dengan aset di atas Rp250 miliar (sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan Indonesia), dan 4 perusahaan menengah dengan aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar; sektor yang terlibat meliputi 2 perusahaan komoditas, 2 perusahaan industri, 1 perusahaan keuangan, 1 perusahaan transportasi logistik, dan 1 perusahaan teknologi. Sebanyak 65 emiten telah menerbitkan obligasi dan sukuk (EBUS) sebanyak 116 kali dengan total dana terkumpul Rp132,2 triliun. Rencana penerbitan 9 kali dari 7 emiten sedang dalam proses. 10 perusahaan telah melaksanakan rights issue dengan total nilai Rp16,62 triliun. 4 perusahaan sedang mengantre untuk melaksanakan rights issue, meliputi 2 perusahaan komoditas, 1 perusahaan transportasi logistik, dan 1 perusahaan kesehatan. Hingga saat ini, jumlah perusahaan tercatat di BEI mencapai 956, dengan target mencapai 1.000 pada akhir tahun 2025.
Banyak Perusahaan Indonesia Sedang Menunggu atau Telah Selesai Melakukan IPO
Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga saat ini telah memiliki 22 perusahaan yang menyelesaikan Penawaran Umum Perdana (IPO) dengan total dana terkumpul Rp10,39 triliun. Masih ada 7 perusahaan yang mengantre untuk listing, di antaranya 3 perusahaan besar dengan aset di atas Rp250 miliar (sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan Indonesia), dan 4 perusahaan menengah dengan aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar; sektor yang terlibat meliputi 2 perusahaan komoditas, 2 perusahaan industri, 1 perusahaan keuangan, 1 perusahaan transportasi logistik, dan 1 perusahaan teknologi. Sebanyak 65 emiten telah menerbitkan obligasi dan sukuk (EBUS) sebanyak 116 kali dengan total
Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga saat ini telah memiliki 22 perusahaan yang menyelesaikan Penawaran Umum Perdana (IPO) dengan total dana terkumpul Rp10,39 triliun. Masih ada 7 perusahaan yang mengantre untuk listing, di antaranya 3 perusahaan besar dengan aset di atas Rp250 miliar (sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan Indonesia), dan 4 perusahaan menengah dengan aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar; sektor yang terlibat meliputi 2 perusahaan komoditas, 2 perusahaan industri, 1 perusahaan keuangan, 1 perusahaan transportasi logistik, dan 1 perusahaan teknologi. Sebanyak 65 emiten telah menerbitkan obligasi dan sukuk (EBUS) sebanyak 116 kali dengan total dana terkumpul Rp132,2 triliun. Rencana penerbitan 9 kali dari 7 emiten sedang dalam proses. 10 perusahaan telah melaksanakan rights issue dengan total nilai Rp16,62 triliun. 4 perusahaan sedang mengantre untuk melaksanakan rights issue, meliputi 2 perusahaan komoditas, 1 perusahaan transportasi logistik, dan 1 perusahaan kesehatan. Hingga saat ini, jumlah perusahaan tercatat di BEI mencapai 956, dengan target mencapai 1.000 pada akhir tahun 2025.
Bacaan Terkait
Kabar Industri
Plastik Murah China Ancam Industri Petrokimia Indonesia, Asosiasi Desak Perlindungan
2026-09-03
Kabar Industri
Dua Kawasan Andalan Jawa Tengah Terus Meningkatkan Daya Tarik Investasi
2026-08-31
Warta Industri