PT Samator Indo Gas (AGII), perusahaan gas industri terkemuka di Indonesia, baru-baru ini mengumumkan kemitraan strategis dengan perusahaan China untuk bersama-sama mengembangkan sektor gas industri dan energi bersih. Mereka menandatangani nota kesepahaman dengan China IG Member Alliance (CIGMA) untuk membentuk "Kelompok Kerja Bersama Gas dan Energi Bersih Indonesia-China", yang berfokus pada pengembangan teknologi baru seperti penanganan hidrogen. Samator saat ini mengoperasikan 58 pabrik gas industri dan 103 stasiun pengisian di 29 provinsi Indonesia. Direktur perusahaan menekankan pentingnya menggabungkan "budaya hubungan" China dengan konsep "musyawarah mufakat" Indonesia untuk membangun kemitraan berkelanjutan. Empat lini bisnis utama Samator mencakup produksi gas industri, perdagangan, penjualan peralatan, dan instalasi. Rapat umum pemegang saham tahun 2023 menyetujui dividen sebesar 10,8 Rupiah per saham (sekitar 0,005 Yuan China). Kemitraan ini dipandang sebagai langkah kunci dalam peningkatan teknologi di sektor gas industri Indonesia.