Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan baru-baru ini mengumumkan bahwa pemerintah sedang mencari investasi sektor swasta untuk berpartisipasi dalam pembangunan proyek Tanggul Laut Raksasa (Giant Sea Wall). Proyek ini bertujuan melindungi wilayah pesisir utara Pulau Jawa dari ancaman penurunan tanah dan banjir pasang surut. Model pendanaan proyek ini menggunakan skema Kemitraan Pemerintah dan Swasta (PPP), tidak sepenuhnya bergantung pada APBN. Pemerintah memperkirakan cakupan perlindungan meliputi kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus di pesisir utara, menjamin keselamatan 15 juta penduduk, serta mampu mengatasi penurunan tanah rata-rata 5-10 cm per tahun dan banjir pasang surut yang sering terjadi. Ia mengatakan telah berdiskusi dengan beberapa investor dalam dan luar negeri, namun belum mengumumkan target investasi spesifik dan daftar negara peserta. Saat ini proyek masih dalam tahap studi kelayakan, pemerintah sedang menyempurnakan detail teknis dan skema pendanaan. Proyek ini merupakan infrastruktur inti Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim, dan setelah selesai akan melindungi aset industri senilai puluhan miliar dolar AS serta menciptakan puluhan ribu lapangan kerja.