POSCO dari Korea Selatan dan Tsingshan Holding Group dari China baru-baru ini menandatangani perjanjian untuk membangun pabrik baja tahan karat berkapasitas 2 juta ton per tahun di Kawasan Industri Morowali, Pulau Sulawesi, Indonesia. Total investasi proyek ini melebihi USD 70,83 juta, dengan POSCO memegang 44,1% saham dan Tsingshan Holding 55,88%. Kapasitas pabrik baru ini mendekati total produksi baja tahan karat Korea Selatan, dan diperkirakan akan mulai dibangun pada tahun 2026. Kerja sama ini menandai pergeseran strategis POSCO ke pasar Asia Tenggara. Pada Juli 2025, POSCO baru saja menjual pabrik baja tahan karatnya di China berkapasitas 1,1 juta ton kepada Tsingshan Holding. Saat ini POSCO telah mengoperasikan pabrik baja terpadu Krakatau POSCO berkapasitas 3 juta ton per tahun di Indonesia (beroperasi sejak 2013). Proyek baru ini akan memperkuat tata letak industrinya di Asia Tenggara dan memenuhi permintaan pasar regional. POSCO baru-baru ini mempercepat restrukturisasi bisnis luar negerinya, secara berturut-turut melepas anak perusahaan baja listrik di China dan konstruksi di Vietnam, serta memusatkan sumber daya untuk mengembangkan bidang pertumbuhan tinggi. Proyek baja tahan karat ini merupakan proyek penting bagi Indonesia untuk mendorong pembangunan industri, dan akan semakin meningkatkan posisi negara tersebut dalam rantai industri baja tahan karat global.