Kedutaan Besar Indonesia di China baru-baru ini menyelenggarakan forum bisnis, bertujuan untuk menarik pengusaha China memperluas investasi dan perdagangan dengan Indonesia. Duta Besar Indonesia untuk China menekankan bahwa kerja sama kedua negara sedang bertransformasi dari "volume perdagangan" ke "nilai tambah tinggi", dengan fokus pada bidang pembangunan hijau, digitalisasi, ketahanan kesehatan, dan ketahanan pangan. Nilai perdagangan bilateral pada tahun 2024 mencapai 147,79 miliar dolar AS, dan pada Januari-Agustus 2025 mencapai 104,82 miliar dolar AS. China adalah mitra dagang terbesar Indonesia, dengan ekspor utama berupa minyak sawit, batubara, nikel olahan, dan buah tropis. Pada tahun 2024, investasi China daratan di Indonesia mencapai 8,1 miliar dolar AS, dan Hong Kong China 8,2 miliar dolar AS; pada semester pertama 2025, investasi China daratan mencapai 3,6 miliar dolar AS, dan Hong Kong China 4,6 miliar dolar AS. Pada tahun 2024, jumlah wisatawan China ke Indonesia mencapai 1,2 juta kunjungan, dan pada 8 bulan pertama tahun 2025 mencapai 905.000 kunjungan. Duta Besar mengajak wisatawan China untuk menjelajahi destinasi baru di luar Bali, seperti Kota Solo di Jawa Tengah dan Kepulauan Tanimbar di Maluku. Kedua negara akan memperkuat kerja sama penyelesaian mata uang lokal, mendorong keseimbangan perdagangan dan pembangunan berkelanjutan.