Perusahaan China, AUCMA, baru-baru ini mengadakan upacara peletakan batu pertama pabrik cerdas di Kawasan Industri Kendal, Semarang, Jawa Tengah. Proyek ini merupakan langkah kunci dalam strategi globalisasi AUCMA dan praktik baru dalam menghubungkan inisiatif "Sabuk dan Jalan" dengan kebutuhan pembangunan Indonesia. Pabrik akan fokus pada manufaktur cerdas, memproduksi produk pendingin rumah tangga dan rantai dingin cerdas, serta memperkenalkan teknologi canggih seperti pendinginan suhu rendah, hemat energi hijau, dan IoT cerdas. Dibangun sesuai standar industri maju, menerapkan operasi lokal, mengembangkan talenta teknis lokal, dan menciptakan basis industri yang mengintegrasikan penelitian, produksi, dan penjualan. Setelah selesai, kapasitas produksi tahunan diperkirakan mencapai 500.000 unit lemari es (freezer) rumah tangga dan komersial, mengisi celah pasar rantai dingin kelas menengah-tinggi di Indonesia, dan menjangkau pasar Asia Tenggara serta global. AUCMA memilih Kawasan Industri Kendal berdasarkan keunggulan kebijakan dan potensi perkembangan Indonesia sebagai ekonomi terbesar di ASEAN. Perusahaan menyatakan akan menjunjung misi "menciptakan suhu kebahagiaan dengan teknologi" dan membangun model kerja sama industri dengan mitra Indonesia, mendorong peningkatan industri lokal, serta mencapai keuntungan ekonomi, sosial, dan lingkungan yang saling menguntungkan.