Xiexin Energy Technology Co., Ltd. baru-baru ini mengumumkan bahwa anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki, Usual Win Limited, berencana memberikan pinjaman subordinasi dengan total tidak melebihi 36 juta dolar AS kepada dua perusahaan Indonesia yang dimiliki secara partisipasi tidak langsung, yaitu PT Hijaunesia GCL Banyuwangi dan PT Hijaunesia GCL Gajah Mungkur, yang secara khusus digunakan untuk mendukung pembangunan dan operasi dua proyek tenaga surya besar.
Diketahui, sebelumnya perusahaan afiliasi Xiexin Energy Technology, yaitu Xiexin Smart Energy (Suzhou) Co., Ltd., telah menandatangani Perjanjian Pembelian Listrik (PPA) dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Indonesia untuk kedua proyek tenaga surya tersebut. Kedua proyek ini masing-masing adalah Proyek Tenaga Surya Darat 100MW di Banyuwangi dan Proyek Tenaga Surya Terapung 100MW di Gajah Mungkur. Penandatanganan PPA telah mengamankan pendapatan jangka panjang proyek lebih awal, membangun jembatan kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak, dan juga meletakkan dasar bagi kelanjutan proyek.
Sebagai satu-satunya perusahaan listrik nasional di Indonesia, PLN memegang fungsi inti dalam pembelian, pasokan, dan pengaturan listrik secara nasional. Perusahaan afiliasi tidak langsungnya, PT PLN Indonesia Power Renewables (saham 51%), adalah pemegang saham inti dari kedua proyek tenaga surya ini. Kerja sama mendalam antara kedua belah pihak menjamin kepatuhan dan stabilitas proyek.
Perwakilan Xiexin Energy Technology menyatakan bahwa perusahaan akan sepenuhnya memanfaatkan sumber daya energi baru yang melimpah dan keunggulan pasar listrik yang luas di Indonesia, dikombinasikan dengan pengalaman mendalamnya di bidang layanan energi terpadu dan investasi industri, untuk memperdalam kerja sama dengan PLN. Ke depannya, kedua belah pihak akan mengeksplorasi berbagai arah kerja sama seperti pasokan listrik hijau langsung ke pusat data, konfigurasi terpadu sumber-sumber listrik-jaringan-beban-penyimpanan, dan pembangunan infrastruktur komputasi rendah karbon, menciptakan model pengembangan sinergis baru "energi bersih + infrastruktur digital" untuk membantu Indonesia mencapai pemberdayaan ganda transformasi energi dan peningkatan ekonomi digital, serta mendorong pembangunan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Pemberian pinjaman subordinasi ini merupakan langkah penting bagi Xiexin Energy Technology dalam menata pasar energi baru Indonesia dan mendorong realisasi proyek, sekaligus menandai langkah kunci dalam penataan pasar listrik inti Asia Tenggara.
Xiexin Energy Technology Co., Ltd. baru-baru ini mengumumkan bahwa anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki, Usual Win Limited, berencana memberikan pinjaman subordinasi dengan total tidak melebihi 36 juta dolar AS kepada dua perusahaan Indonesia yang dimiliki secara partisipasi tidak langsung, yaitu PT Hijaunesia GCL Banyuwangi dan PT Hijaunesia GCL Gajah Mungkur, yang secara khusus digunakan untuk mendukung pembangunan dan operasi dua proyek tenaga surya besar.
Diketahui, sebelumnya perusahaan afiliasi Xiexin Energy Technology, yaitu Xiexin Smart Energy (Suzhou) Co., Ltd., telah menandatangani Perjanjian Pembelian Listrik (PPA) dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Indonesia untuk kedua proyek tenaga surya tersebut. Kedua proyek ini masing-masing adalah Proyek Tenaga Surya Darat 100MW di Banyuwangi dan Proyek Tenaga Surya Terapung 100MW di Gajah Mungkur. Penandatanganan PPA telah mengamankan pendapatan jangka panjang proyek lebih awal, membangun jembatan kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak, dan juga meletakkan dasar bagi kelanjutan proyek.
Sebagai satu-satunya perusahaan listrik nasional di Indonesia, PLN memegang fungsi inti dalam pembelian, pasokan, dan pengaturan listrik secara nasional. Perusahaan afiliasi tidak langsungnya, PT PLN Indonesia Power Renewables (saham 51%), adalah pemegang saham inti dari kedua proyek tenaga surya ini. Kerja sama mendalam antara kedua belah pihak menjamin kepatuhan dan stabilitas proyek.
Perwakilan Xiexin Energy Technology menyatakan bahwa perusahaan akan sepenuhnya memanfaatkan sumber daya energi baru yang melimpah dan keunggulan pasar listrik yang luas di Indonesia, dikombinasikan dengan pengalaman mendalamnya di bidang layanan energi terpadu dan investasi industri, untuk memperdalam kerja sama dengan PLN. Ke depannya, kedua belah pihak akan mengeksplorasi berbagai arah kerja sama seperti pasokan listrik hijau langsung ke pusat data, konfigurasi terpadu sumber-sumber listrik-jaringan-beban-penyimpanan, dan pembangunan infrastruktur komputasi rendah karbon, menciptakan model pengembangan sinergis baru "energi bersih + infrastruktur digital" untuk membantu Indonesia mencapai pemberdayaan ganda transformasi energi dan peningkatan ekonomi digital, serta mendorong pembangunan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Pemberian pinjaman subordinasi ini merupakan langkah penting bagi Xiexin Energy Technology dalam menata pasar energi baru Indonesia dan mendorong realisasi proyek, sekaligus menandai langkah kunci dalam penataan pasar listrik inti Asia Tenggara.