Perusahaan Danantara Indonesia baru-baru ini mengumumkan mitra terpilih untuk membangun fasilitas Waste-to-Energy (WtE/PSEL) di Bekasi dan Denpasar. Sesuai dengan Peraturan Presiden, keputusan ini merupakan bagian dari program WtE/PSEL Danantara yang bertujuan untuk mengatasi masalah sampah kota, mengoptimalkan pengelolaan sampah, mengurangi ketergantungan pada TPA, dan mendorong pengembangan energi berkelanjutan. Danantara memilih dua perusahaan Tiongkok sebagai operator: Wangneng Environment Co., Ltd. untuk pembangkit listrik di Bekasi, dan Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. untuk pembangkit listrik di Denpasar.
Sesuai dengan misi ganda Danantara, operator terpilih harus membentuk konsorsium, mendorong transfer teknologi, serta bekerja sama dengan BUMD dan perusahaan lokal. Danantara juga menekankan pembangunan mekanisme tata kelola yang kuat sejak tahap awal, termasuk transparansi dan proses seleksi berbasis mitigasi risiko. Chief Investment Officer Danantara dalam pernyataan tertulisnya mengatakan bahwa pengumuman ini menandai langkah penting dalam memastikan fasilitas WtE beroperasi dengan standar tertinggi dalam operasi, keselamatan, dan akuntabilitas.
Mereka akan terus bekerja sama secara erat dengan mitra, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai kemajuan yang terukur dalam mengurangi sampah dan mengembangkan energi bersih. Ia berharap operator terpilih dapat mempertahankan kinerja operasi yang stabil, memastikan kepatuhan terhadap semua peraturan yang berlaku, dan terus mendorong keterlibatan serta kerja sama dengan masyarakat.
Perusahaan Danantara Indonesia baru-baru ini mengumumkan mitra terpilih untuk membangun fasilitas Waste-to-Energy (WtE/PSEL) di Bekasi dan Denpasar. Sesuai dengan Peraturan Presiden, keputusan ini merupakan bagian dari program WtE/PSEL Danantara yang bertujuan untuk mengatasi masalah sampah kota, mengoptimalkan pengelolaan sampah, mengurangi ketergantungan pada TPA, dan mendorong pengembangan energi berkelanjutan. Danantara memilih dua perusahaan Tiongkok sebagai operator: Wangneng Environment Co., Ltd. untuk pembangkit listrik di Bekasi, dan Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. untuk pembangkit listrik di Denpasar.
Sesuai dengan misi ganda Danantara, operator terpilih harus membentuk konsorsium, mendorong transfer teknologi, serta bekerja sama dengan BUMD dan perusahaan lokal. Danantara juga menekankan pembangunan mekanisme tata kelola yang kuat sejak tahap awal, termasuk transparansi dan proses seleksi berbasis mitigasi risiko. Chief Investment Officer Danantara dalam pernyataan tertulisnya mengatakan bahwa pengumuman ini menandai langkah penting dalam memastikan fasilitas WtE beroperasi dengan standar tertinggi dalam operasi, keselamatan, dan akuntabilitas.
Mereka akan terus bekerja sama secara erat dengan mitra, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai kemajuan yang terukur dalam mengurangi sampah dan mengembangkan energi bersih. Ia berharap operator terpilih dapat mempertahankan kinerja operasi yang stabil, memastikan kepatuhan terhadap semua peraturan yang berlaku, dan terus mendorong keterlibatan serta kerja sama dengan masyarakat.