Otoritas Investasi Danantara Indonesia (Danantara Indonesia) mengumumkan mitra terpilih untuk dua proyek Pembangkit Listrik dari Sampah (WtE) di perkotaan pertama, masing-masing ditangani oleh Wangneng Environment Co., Ltd. untuk proyek di Kota Bekasi, Banten, dan Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. untuk proyek di Kota Denpasar.
Kerja sama ini sesuai dengan Peraturan Presiden dan merupakan bagian penting dari program pengelolaan sampah perkotaan yang bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada TPA dan mendorong pemanfaatan energi berkelanjutan. Berdasarkan persyaratan, operator terpilih harus membentuk konsorsium dengan BUMD dan perusahaan lokal Indonesia, serta mendorong transfer teknologi. Otoritas Investasi menerapkan tata kelola yang ketat sejak tahap awal proyek, melalui proses seleksi yang transparan dan berbasis mitigasi risiko untuk menjamin kualitas proyek.
Chief Investment Officer Otoritas Investasi menyatakan bahwa pemilihan operator merupakan langkah kunci untuk memastikan fasilitas WtE mencapai standar tinggi dalam keandalan operasi, keselamatan, dan akuntabilitas. Otoritas akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait, mendukung pembangkit listrik energi bersih sambil mengurangi sampah, mendorong solusi pengelolaan sampah terpadu yang membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat Indonesia, serta meminta operator untuk menjaga operasi yang stabil, kepatuhan terhadap peraturan, dan terus berinteraksi dengan masyarakat.
Sebelumnya, Otoritas Investasi telah mengumumkan 24 kandidat pemasok yang lolos seleksi, termasuk 9 perusahaan Tiongkok. Pada tahap awal, total 21 proposal diterima, dan beberapa perusahaan mengikuti tender proyek di beberapa kota seperti Denpasar, Bekasi, Bogor, dan Yogyakarta. Semua perusahaan yang berpartisipasi harus bermitra dengan mitra lokal, dan 4 mitra lokal merupakan perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan pemenang akan melanjutkan perencanaan dan pembangunan proyek sesuai dengan proposal yang diajukan.
Otoritas Investasi Danantara Indonesia (Danantara Indonesia) mengumumkan mitra terpilih untuk dua proyek Pembangkit Listrik dari Sampah (WtE) di perkotaan pertama, masing-masing ditangani oleh Wangneng Environment Co., Ltd. untuk proyek di Kota Bekasi, Banten, dan Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. untuk proyek di Kota Denpasar.
Kerja sama ini sesuai dengan Peraturan Presiden dan merupakan bagian penting dari program pengelolaan sampah perkotaan yang bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada TPA dan mendorong pemanfaatan energi berkelanjutan. Berdasarkan persyaratan, operator terpilih harus membentuk konsorsium dengan BUMD dan perusahaan lokal Indonesia, serta mendorong transfer teknologi. Otoritas Investasi menerapkan tata kelola yang ketat sejak tahap awal proyek, melalui proses seleksi yang transparan dan berbasis mitigasi risiko untuk menjamin kualitas proyek.
Chief Investment Officer Otoritas Investasi menyatakan bahwa pemilihan operator merupakan langkah kunci untuk memastikan fasilitas WtE mencapai standar tinggi dalam keandalan operasi, keselamatan, dan akuntabilitas. Otoritas akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait, mendukung pembangkit listrik energi bersih sambil mengurangi sampah, mendorong solusi pengelolaan sampah terpadu yang membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat Indonesia, serta meminta operator untuk menjaga operasi yang stabil, kepatuhan terhadap peraturan, dan terus berinteraksi dengan masyarakat.
Sebelumnya, Otoritas Investasi telah mengumumkan 24 kandidat pemasok yang lolos seleksi, termasuk 9 perusahaan Tiongkok. Pada tahap awal, total 21 proposal diterima, dan beberapa perusahaan mengikuti tender proyek di beberapa kota seperti Denpasar, Bekasi, Bogor, dan Yogyakarta. Semua perusahaan yang berpartisipasi harus bermitra dengan mitra lokal, dan 4 mitra lokal merupakan perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan pemenang akan melanjutkan perencanaan dan pembangunan proyek sesuai dengan proposal yang diajukan.