Kabupaten Baru baru-baru ini menerima kunjungan investasi asing penting. Grup Firman Indonesia bersama tim teknologi benih Jinchunyu dari Tiongkok mengunjungi Desa Siawung, Kabupaten Baru untuk meninjau potensi investasi industri lokal dan membahas kerja sama pengembangan rantai industri penuh pengolahan bawang putih. Wakil Bupati Baru mewakili Bupati yang sedang menunaikan ibadah haji menerima kunjungan secara penuh, secara resmi menyampaikan sinyal positif bahwa Kabupaten Baru terbuka penuh bagi investasi domestik dan asing serta membangun kawasan industri pelabuhan. Wakil Bupati menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Baru dengan hangat menyambut berbagai investor untuk menanamkan modal dan berusaha, berkomitmen menciptakan lingkungan layanan investasi yang efisien, mudah, dan transparan. Daerah ini memiliki keunggulan lokasi dan geografis yang istimewa, dengan luas wilayah mencapai 1.174,72 km² dan panjang garis pantai 78 km.

Lahan yang ditinjau oleh investor kali ini direncanakan sebagai kawasan industri inti, berjarak kurang dari 5 km dari Pelabuhan Galonggung, dengan keunggulan lokasi pelabuhan yang sangat menonjol. Pelabuhan ini terletak di jalur lintas pulau kedua Indonesia, terhubung langsung dengan jalur pelayaran internasional, dengan akses logistik yang sangat tinggi, sehingga dapat terhubung lancar dengan pasar luar negeri, terutama pasar Tiongkok, yang menjadi keunggulan kompetitif investasi inti Kabupaten Baru. Untuk menjamin kelancaran realisasi investasi, Pemerintah Kabupaten Baru menyediakan layanan satu atap. Sesuai instruksi Bupati, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu setempat akan mengurus seluruh proses administrasi, perizinan, dan pelaporan dokumen secara penuh, menyederhanakan prosedur investasi, mempersingkat waktu pengurusan, serta memastikan proyek berjalan legal, efisien, dan cepat, demi melindungi kelancaran usaha investor. CEO grup memperkenalkan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melakukan survei langsung mengenai lahan, lokasi, dan basis industri di Kabupaten Baru, serta membangun saluran komunikasi rutin dengan pemerintah daerah.

Kedua belah pihak berencana membangun kawasan industri terpadu pengolahan bawang putih, dengan fasilitas pendukung seperti gudang penyimpanan, pusat penelitian dan pengembangan, sistem industri pendukung, serta lini produksi pengolahan mendalam produk pertanian, untuk membentuk rantai industri hulu-hilir bawang putih yang lengkap. Tim perusahaan akan terlebih dahulu melakukan survei menyeluruh, memeriksa kepatuhan lahan, kondisi administratif, dan berbagai kualifikasi kepatuhan, serta mematuhi ketat peraturan setempat dalam persiapan proyek. Perusahaan juga berkomitmen mengintegrasikan program tanggung jawab sosial dalam proyek investasi, mendorong lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat lokal, sehingga manfaat industri dapat dirasakan oleh warga setempat. Kunjungan ini menandai dimulainya kerja sama industri antara perusahaan Tiongkok dan Kabupaten Baru, yang diharapkan dapat mendorong peningkatan industri lokal, menciptakan lapangan kerja, dan menggerakkan pertumbuhan ekonomi regional.