90% Proyek Hilirisasi Indonesia hingga 2040 Berasal dari Sektor Pertambangan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral baru-baru ini mengungkapkan bahwa hingga tahun 2040, 90% proyek hilirisasi di Indonesia akan terpusat di sektor mineral dan batu bara. Rencana ini didasarkan pada peta jalan Kementerian Investasi dan Hilirisasi yang bertujuan meningkatkan nilai tambah bahan baku. Nilai ekspor nikel meningkat dari 3,3 miliar dolar AS pada 2017-18 menjadi 34-40 miliar dolar AS pada 2025. Indonesia memiliki 42% cadangan nikel global (peringkat pertama dunia), timah (16,3%, peringkat kedua global), dan bauksit (4%, peringkat keenam global). Pemerintah akan terus melanjutkan kebijakan larangan ekspor bahan baku sambil membangun rantai industri yang lengkap (
CATL Tandatangani Perjanjian Pembelian Peralatan Pabrik Baterai di Indonesia
Menteri Keuangan Indonesia Tindak Tegas Impor Ilegal, Perintahkan Bea Cukai Lacak Sumbernya
Indonesia dan China Tandatangani 9 Perjanjian Perdagangan
Indonesia Menawarkan 50 Proyek Jalan Strategis Nasional kepada Investor
Indonesia Akan Memulai Tender Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah, Beroperasi pada Tahun 2028
Lembaga pengelola investasi Danantara berencana memulai tender terbuka untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (WtE) pada November 2025, yang bertujuan mengubah sampah kota menjadi listrik melalui teknologi insinerasi. Proyek ini pertama kali mencakup 10 kota, kemudian akan diperluas ke 23 kota, dan diperkirakan akan beroperasi secara komersial pada tahun 2028. Pemerintah berencana menggunakan teknologi insinerasi langsung (suhu 850-1000 derajat), yang dapat menangani berbagai jenis sampah dengan reduksi volume hingga 90%. Rencananya, teknologi gasifier lama akan dihapuskan karena yang terakhir memiliki persyaratan kelembaban sampah yang tinggi dan efisiensi pembangkit listrik hanya 4%-44%.
Era Emas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di Indonesia, 120 Perusahaan Berebut
Industri pembangkit listrik tenaga sampah (WtE) di Indonesia memasuki era emas. Pada 10 Oktober, Presiden Prabowo menandatangani Peraturan Presiden No. 109 Tahun 2025, yang diumumkan secara resmi pada 14 Oktober dan langsung mengaktifkan industri ini. Sudah ada 120 perusahaan yang mendaftar untuk berpartisipasi,其中54家是国际企业,涵盖中国、日本、新加坡、德国、荷兰等国。 Perubahan utama dalam perpres ini adalah penyesuaian model bisnis pembangkit listrik tenaga sampah, dari sebelumnya "dua sumber pendapatan" (penjualan listrik + subsidi pemerintah atau biaya pembuangan sampah) menjadi PLN sebagai satu-satunya pembeli listrik dengan harga tetap 0,2 dolar AS per kWh dan kontrak 30 tahun, serta semua tender dan koordinasi proyek ditangani oleh lembaga investasi negara Danantara.
Kementerian Perindustrian Indonesia Menerbitkan Peraturan Baru tentang Tingkat Kandungan Lokal
Kementerian Perindustrian baru-baru ini secara resmi mengeluarkan Peraturan Menteri No. 35 Tahun 2025, yang mereformasi secara menyeluruh mekanisme perhitungan dan sertifikasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Peraturan baru ini akan berlaku pada 12 Desember 2025, menggantikan peraturan lama tahun 2011 dan 2022, dengan tujuan meningkatkan daya saing manufaktur lokal dan menarik investasi. Reformasi inti meliputi: investasi manufaktur di atas 25% mendapatkan poin tambahan TKDN; kegiatan penelitian dan pengembangan dapat memperoleh nilai tambahan maksimal 20%; penyederhanaan standar Bobot Manfaat Perusahaan (BMP), penambahan 15 indikator opsional; UMKM diizinkan menggunakan metode "
Lebih dari Seratus Perusahaan Berpartisipasi dalam Proyek Pembangkit Listrik Sampah Indonesia, Tahap Awal Beroperasi Akhir Tahun
Badan Investasi Nasional Danantara mengumumkan bahwa proyek pembangkit listrik sampah nasional telah menarik partisipasi lebih dari 100 perusahaan domestik dan asing yang membentuk 70 konsorsium. Total investasi proyek ini mencapai 91 triliun rupiah, direncanakan dilaksanakan di 33 kota, dengan tahap awal mencakup 10 kota utama seperti Jakarta dan Bandung. Setiap pabrik memproses 1.000 ton sampah per hari, mengubahnya menjadi energi terbarukan. Presiden Prabowo telah menandatangani Peraturan Presiden No. 109 Tahun 2025 untuk memberikan jaminan hukum. Proyek ini bertujuan mengatasi masalah pengelolaan sampah perkotaan Indonesia (pada 2023 hanya 39% sampah nasional yang
Ekspor Indonesia ke China Terus Tumbuh di Tengah Perang Dagang
】Menteri Perdagangan baru-baru ini menyatakan bahwa meskipun perang dagang AS-China berlanjut, ekspor Indonesia ke kedua negara pada Januari-Agustus 2025 tetap tumbuh. Data menunjukkan ekspor non-migas Indonesia ke China mencapai 40,44 miliar dolar AS, naik 8,68% year-on-year; ekspor ke AS mencapai 20,6 miliar dolar AS, dengan surplus perdagangan 12,2 miliar dolar AS (sumber surplus terbesar Indonesia). Negara surplus utama adalah AS, India (9,43 miliar dolar AS), Filipina (5,85 miliar dolar AS). Negara defisit utama adalah China (13,09 miliar dolar AS), Singapura (3,55 miliar dolar AS). Menteri menekankan peningkatan
Indonesia Akan Terbitkan Regulasi Baru Pemantauan Radiasi Industri
Menteri Perindustrian baru-baru ini mengumumkan bahwa pemerintah sedang menyusun regulasi baru yang mewajibkan kawasan industri dan pabrik di seluruh Indonesia untuk secara rutin menyerahkan laporan pemantauan radiasi, sebagai respons terhadap insiden kontaminasi radioaktif Cesium-137 (Cs-137) yang sebelumnya ditemukan di Kawasan Industri Cikande, Provinsi Banten. Poin utama regulasi baru mencakup laporan triwulanan wajib: Perusahaan harus menyerahkan data Pemantauan Gerbang Radiasi (RPM) setiap tiga bulan melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas). Selain itu, perusahaan dapat memilih untuk membeli sendiri alat deteksi atau menunjuk pihak ketiga untuk melakukan pengujian. Tujuannya adalah memastikan keamanan kualitas produk ekspor dan menjaga kepercayaan pasar internasional terhadap industri Indonesia.
Indonesia Pelajari Pengalaman Relokasi Bendungan Tiga Ngarai China untuk Program Transmigrasi
Menteri Transmigrasi Indonesia baru-baru ini menyatakan bahwa pengalaman relokasi Bendungan Tiga Ngarai di Yichang, Provinsi Hubei, China (berhasil memindahkan 1,3 juta orang) menjadi referensi berharga bagi Indonesia. Melalui pembangunan selama 32 tahun, Yichang telah bertransformasi menjadi kawasan transmigrasi maju dengan sektor pertanian, industri rumah tangga, dan pariwisata yang berkembang pesat, dengan kesejahteraan transmigran meningkat 8 kali lipat dibandingkan sebelum relokasi. Pemerintah China menyediakan pelatihan vokasi berkelanjutan untuk membantu transmigran beradaptasi dengan industri baru (seperti budidaya jeruk, pengolahan teh). Produk industri rumah tangga telah mencapai skala ekspor, sambil memastikan transmigran tidak terlalu jauh dari tempat asal mereka, sehingga jaringan sosial tetap terjaga. Indonesia berencana mengembangkan secara prioritas