Merek Jepang Masih Mendominasi Pasar Mobil Indonesia
\r\n\r\nPada Februari 2025, penjualan mobil di Indonesia menunjukkan tren positif, dengan volume penjualan grosir mencapai 72295 unit, naik 16,7% dibandingkan bulan sebelumnya dan naik 2,2% secara year-on-year. Penjualan ritel meningkat dari 64029 unit pada Januari menjadi 69872 unit, naik 9,1%, tetapi masih turun 0,8% secara tahunan. Persaingan pasar ketat, BYD terlempar dari sepuluh besar daftar terlaris. Merek Jepang Toyota, Daihatsu, Honda, Mitsubishi, dan Suzuki menduduki lima besar dengan keunggulan yang jelas. Toyota memimpin dengan penjualan grosir 24397 unit pada Februari, Daihatsu 11959 unit, Honda, Mitsubishi, dan Suzuki masing-masing 8757, 6684
Pabrik Emas Terbesar di Indonesia dengan Kapasitas Produksi 50 Ton per Tahun
Indonesia Resmi Bergabung dengan New Development Bank (NDB) BRICS
Indonesia Merevisi Ketentuan Tarif Royalti untuk Berbagai Mineral
Pemerintah Indonesia Alokasikan Rp20 Triliun untuk Dukung Industri Padat Karya
Indonesia dan LG Perkuat Kerja Sama Energi Bersih dan Kendaraan Listrik
Menteri Koordinator Perekonomian menerima kunjungan Wakil Presiden Eksekutif LG Chem Advanced Materials beserta delegasinya di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian. Kedua pihak membahas peluang dan tantangan di bidang kendaraan listrik, serta potensi kerja sama dan investasi LG Chem di Indonesia. Ia menyatakan dukungan LG Group terhadap ekosistem kendaraan listrik dan pengembangan energi bersih di Indonesia sangat penting dan berharap dapat terus diperkuat. Kedua pihak sepakat bahwa potensi pengembangan kendaraan listrik di Indonesia sangat besar, meskipun menghadapi tantangan penurunan permintaan global. Pimpinan LG Chem menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Indonesia dan menegaskan bahwa Indonesia merupakan mitra strategisnya. LG Chem juga memperkenalkan
Geely Berkembang Pesat di Pasar Indonesia
Geely secara aktif memperluas bisnisnya di Indonesia. Saat ini memiliki tiga dealer di Jakarta dan Tangerang, dan dalam waktu dekat akan menambah jaringan di Bogor, Batam, dan Bandung. Target pada pertengahan tahun memiliki 20 dealer di berbagai kota besar, dan pada akhir tahun 2025 berencana mencapai 40 dealer di seluruh Indonesia. Sejak peluncuran produk secara resmi pada bulan Januari hingga Pameran Mobil Internasional Indonesia 2025, pesanan telah menembus 1.000 unit. Untuk memenuhi permintaan, 1.000 unit EX5 telah dikirim dari Guangzhou. Geely juga memperkenalkan sebutan "Geenius" bagi pemilik mobil Geely di Indonesia. Pada Pameran Mobil Internasional Indonesia 2025, Geely berencana meluncurkan beberapa model baru. Selain itu, Geely sedang
Kerja Sama Indonesia-Tiongkok Dorong Proyek 'Dua Negara, Dua Taman'
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang di Jawa Tengah bekerja sama dengan China State Construction Engineering Corporation (CSCEC) untuk mengembangkan kawasan industri melalui proyek 'Dua Negara, Dua Taman' (TCTP). Pada saat peresmian KEK Industropolis Batang, PT Kawasan Industri Terpadu Batang (PT KITB) menandatangani nota kesepahaman dengan CSCEC. Kerja sama ini disaksikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia dan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia. TCTP merupakan proyek kerja sama bilateral yang dimulai sejak tahun 2021, bertujuan untuk mewujudkan keseimbangan investasi antara Indonesia dan Tiongkok melalui pembangunan kawasan industri terpadu.
Menteri Perindustrian Indonesia Berharap Produsen Mobil Menurunkan Harga untuk Meningkatkan Daya Beli Masyarakat
Menteri Perindustrian menyarankan produsen mobil menurunkan harga jual kendaraan untuk meningkatkan daya beli konsumen. Produsen mobil China, BAIC, menyatakan bahwa keuntungan penjualan mobil di Indonesia tidak besar karena selain biaya produksi, juga harus membayar pajak pada tahap awal impor, sehingga sulit untuk menurunkan harga lebih lanjut. Namun BAIC sering memberikan promosi khusus untuk produknya, seperti memberikan diskon hingga 70 juta rupiah untuk BAIC X55-II yang diproduksi tahun lalu guna merangsang penjualan. Menteri Perindustrian juga berharap produsen melakukan inovasi yang berorientasi pada konsumen dan lingkungan, pemerintah juga akan terus mendukung. Menurut data Asosiasi Industri Mobil Indonesia, total penjualan grosir mobil tahun lalu sebesar 86
Proyek Shenzhen Versi Indonesia Diluncurkan, 16 Triliun Rupiah Disuntik, 27 Perusahaan Masuk
Berita besar! Pada 20 Maret 2025, Presiden Indonesia Prabowo mengunjungi Kawasan Industri Batang di jalur industri Jawa Tengah, menganugerahkan status "Kawasan Ekonomi Khusus Nasional" pada kawasan yang sedang naik daun ini, bahkan menyamakannya dengan "Shenzhen versi Indonesia", bertekad menjadikannya contoh integrasi 300 juta warga ke dalam rantai pasok global. Bersamaan dengan pengumuman Pemerintah Provinsi Fujian untuk menyuntikkan investasi strategis sebesar 16 triliun rupiah (sekitar 7,2 miliar yuan), kerja sama "Dua Taman Dua Negara" Indonesia-Tiongkok resmi memasuki era keemasan, membuka jendela peluang bagi investor Tiongkok untuk masuk ke Asia Tenggara. Sejak 2021, ked
Pemerintah Indonesia Dorong Investasi Industri Tekstil dengan Berbagai Langkah
Indonesia berkomitmen memperkuat industri tekstil nasional dengan berbagai langkah. Menteri Koordinator Perekonomian menekankan kontribusi besar industri tekstil dan produk tekstil terhadap perekonomian negara, dengan ekspor lebih dari 2 miliar dolar AS dan menyediakan hampir 4 juta lapangan kerja, namun masih perlu perbaikan terkait perizinan. Target pemerintah adalah menyelesaikan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa untuk meningkatkan ekspor tekstil ke pasar Eropa dan daya saing global. Selain itu, pemerintah menyiapkan program subsidi investasi sebesar 20 triliun rupiah untuk revitalisasi mesin di industri padat karya seperti tekstil, dengan jangka waktu kredit delapan tahun dan subsidi bunga 5% untuk meningkatkan efisiensi produksi. Komite Ekonomi Nasional
Perusahaan China Kaji Proyek Gasifikasi Batubara di Indonesia
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan ada empat perusahaan China yang mengkaji proyek gasifikasi batubara menjadi dimetil eter (DME) sebagai pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG). Hasil kajian masing-masing perusahaan berbeda; ada yang menilai proyek tersebut tidak layak di Indonesia, ada pula yang menghasilkan Internal Rate of Return (IRR) yang berbeda. Kementerian ESDM meminta perusahaan-perusahaan tersebut memberikan contoh perhitungan agar kajian proyek tidak hanya bersifat teoretis. Saat ini setiap negara lebih mengutamakan kepentingan nasionalnya. Ketua Komisi terkait DPR menyarankan pemerintah agar tidak hanya bergantung pada satu negara dalam memajukan teknologi proyek DME batubara Indonesia. Menteri Energi pernah menyebutkan bahwa proyek ini akan menggunakan