Lompat ke Konten Utama
Yinqitong

Informasi Berita

Berfokus pada berita investasi Tiongkok, informasi kebijakan, dinamika sosial, dan buletin industri, tetap terdepan dalam tren pasar Indonesia.

Pembaruan Terbaru 2026-09-08
Penjualan Mobil Indonesia Tahun Ini Berpotensi Turun ke 800 Ribu Unit
Dinamika Sosial 2025-08-15

Penjualan Mobil Indonesia Tahun Ini Berpotensi Turun ke 800 Ribu Unit

Analis industri otomotif memprediksi, jika masalah terkait tidak segera diatasi, penjualan mobil di Indonesia pada 2025 berpotensi turun di bawah 800 ribu unit, kecuali pertumbuhan ekonomi makro di semester kedua meningkat signifikan. Pada Juli 2025, penjualan pabrik ke dealer (wholesale) sebanyak 60.552 unit, naik 4,8% secara bulanan (Juni: 57.799 unit), namun turun 18,4% secara tahunan (Juli 2024: 74.230 unit). Pada Juli 2025, penjualan ritel sebanyak 62.770 unit, naik 1,8% secara bulanan, turun 17% secara tahunan (Juli 2024: 75.588 unit). Januari-Juli 202

Perusahaan Indonesia Investasi Lebih dari Triliunan Bangun Pusat Data AI
Dinamika Sosial 2025-08-14

Perusahaan Indonesia Investasi Lebih dari Triliunan Bangun Pusat Data AI

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang merupakan bagian dari Sinar Mas Group, melalui anak perusahaannya PT Kuningan Mas Gemilang (KMG) menandatangani perjanjian dengan PT LG Sinarmas Technology Solutions (LGSM) untuk membangun pusat data SMX01, dengan nilai proyek Rp1,23 triliun (tidak termasuk pajak dan biaya lainnya). Proyek ini diposisikan sebagai pusat data siap-AI, berlokasi di kawasan bisnis Jakarta, diren

Tarif 19% AS atas Barang Indonesia Dapat Meningkatkan Daya Saing
Dinamika Sosial 2025-08-12

Tarif 19% AS atas Barang Indonesia Dapat Meningkatkan Daya Saing

Amerika Serikat mengenakan tarif impor 19% untuk produk Indonesia, Menteri Perdagangan menilai hal ini justru dapat meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar AS. Menurutnya tarif 19% relatif rendah, Malaysia, Thailand, Filipina di ASEAN juga menerapkan tarif yang sama, sementara tarif untuk pesaing utama seperti Tiongkok, Vietnam, India lebih dari 19%, sehingga Indonesia memiliki ruang kompetisi yang lebih baik; akses pasar Indonesia ke AS lebih terbuka dibanding sebelumnya, terutama setelah penerapan tarif timbal balik, titik awal persaingan lebih baik dari negara lain; diperkirakan di bawah kebijakan tarif baru, ekspor Indonesia ke AS akan meningkat, pemerintah akan mendorong perusahaan untuk memanfaatkan peluang ini

Ekspor Indonesia Semester Pertama Tahun Ini Capai Lebih dari USD 130 Miliar
Dinamika Sosial 2025-08-11

Ekspor Indonesia Semester Pertama Tahun Ini Capai Lebih dari USD 130 Miliar

Pada semester pertama 2025, ekspor Indonesia mencapai USD 135,41 miliar (sekitar Rp2.220 triliun), naik 7,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar USD 125,73 miliar. Surplus perdagangan meningkat menjadi USD 19,48 miliar (sekitar Rp319 triliun), dibandingkan USD 15,68 miliar (sekitar Rp257 triliun) pada periode yang sama tahun lalu. Tujuan ekspor utama adalah Taiwan, Tiongkok, diikuti oleh Amerika Serikat, India, Jepang, dan Malaysia. Surplus terbesar terhadap Amerika Serikat mencapai USD 9,9 miliar (sekitar Rp162,36 triliun), diikuti oleh India, Filipina, Malaysia, dan Vietnam. Kontribusi surplus perdagangan terbesar dari kawasan ASEAN

Lembaga Investasi Indonesia Akan Selesaikan Masalah Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Dinamika Sosial 2025-08-09

Lembaga Investasi Indonesia Akan Selesaikan Masalah Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Badan Pengelola Investasi Indonesia (BPI Danantara) akan turun tangan untuk menyelesaikan masalah kerugian dan utang perusahaan konstruksi BUMN yang timbul akibat proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh). Chief Operating Officer Danantara menyatakan bahwa Danantara sedang menyiapkan solusi terkait pembayaran utang proyek kereta cepat dan restrukturisasi BUMN yang tergabung dalam konsorsium proyek tersebut. Proyek kereta cepat ini termasuk dalam rencana kerja klaster restrukturisasi perusahaan aset manajemen Danantara, yang ditargetkan selesai sebelum akhir tahun. Danantara akan mengajukan beberapa langkah alternatif kepada pemerintah untuk menyelesaikan masalah utang proyek

Daftar Komoditas Ekspor Utama Indonesia pada Semester I Tahun Ini
Dinamika Sosial 2025-08-05

Daftar Komoditas Ekspor Utama Indonesia pada Semester I Tahun Ini

Pada semester I 2025, ekspor non-migas Indonesia ke Amerika Serikat mencapai 14,79 miliar dolar AS (sekitar 243,91 triliun rupiah), menyumbang 11,52% dari total ekspor non-migas Indonesia. AS merupakan tujuan ekspor kedua terbesar bagi produk non-migas Indonesia. Tujuan ekspor terbesar produk non-migas Indonesia adalah Tiongkok, dengan nilai ekspor 29,31 miliar dolar AS pada periode yang sama. Pada Januari-Juni 2025, surplus perdagangan barang Indonesia mencapai 19,48 miliar dolar AS, dengan surplus Juni sekitar 4,1 miliar dolar AS; surplus komoditas non-migas Juni sebesar 5,22 miliar dolar AS, namun defisit perdagangan komoditas migas mencapai 1,11 miliar dolar AS. Ekspor utama

Investasi China ke Indonesia Lampaui Jepang dan Malaysia
Dinamika Sosial 2025-08-04

Investasi China ke Indonesia Lampaui Jepang dan Malaysia

Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal mencatat realisasi investasi semester I 2025 mencapai Rp942 triliun, naik 13,6% year-on-year, setara 49,5% dari target pemerintah tahun ini sebesar Rp1.905,9 triliun. Dari jumlah tersebut, investasi asing langsung menyumbang Rp432,6 triliun, investasi dalam negeri Rp510,3 triliun. Jepang pernah menjadi salah satu investor utama dan stabil Indonesia, namun investasinya terus menurun dalam enam tahun terakhir. Pada semester I 2019 sebesar US$2,4 miliar menempati peringkat kedua, semester I 2025 hanya US$1,6 miliar, menjadi yang terendah di antara lima investor asing terbesar. Investasi China

Layanan Satu Atap untuk Ekspansi Perusahaan Indonesia

Pendaftaran perusahaan Kepatuhan Pajak Konsultasi Hukum Ekspansi Pasar Rekrutmen Tenaga Kerja
Pelajari Lebih Lanjut