PT Dwimuria Investama Andalan, bagian dari Grup Djarum, terus menambah kepemilikan saham PT Surya Semesta Internusa Tbk (kode saham SSIA). Dalam tiga pekan terakhir, total pembelian mencapai 426.482.600 lembar saham SSIA, sehingga kepemilikan naik menjadi 9,06%. Pada 4 Juli, pertama kali membeli 247.992.700 lembar; pada 15 Juli membeli 2.104.600 lembar, kepemilikan naik menjadi 5,89%; pada 21 Juli membeli 4.065.900 lembar; pada 22 Juli membeli 29.141.300 lembar; pada 23 Juli membeli 12.607.800 lembar; dan yang terbaru 4.500.000 lembar. Sejak awal pembelian pada 4 Juli hingga 25 Juli, harga saham SSIA naik 51,91% menjadi 2.590 poin. Pada 28 Juli pukul 15:01 WIB, harga saham naik 2,7% lagi menjadi 2.660 poin. Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) milik Prajogo Pangestu memiliki 284.846.365 lembar saham SSIA (6,05%) dan menjadi pemegang saham utama di atas 5% pada 15 Juli. Pada kuartal I 2025, SSIA mencatat rugi bersih Rp21,7 miliar (dibandingkan rugi Rp14,9 miliar tahun lalu, kerugian membesar); pendapatan Rp1,06 triliun (tahun lalu Rp1,09 triliun, menurun); beban operasional Rp86,87 miliar (tahun lalu Rp78,46 miliar, meningkat); laba kotor Rp19,94 miliar (tahun lalu Rp30,69 miliar, turun 35%)