Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sebelumnya dalam forum "Navigasi Perekonomian Indonesia di Tengah Perubahan Global" mengumumkan bahwa investasi nasional pada semester I 2025 mencapai 942 triliun rupiah, meningkat 13,6% secara tahunan. Data ini mengkonfirmasi peran kunci investasi dalam penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi. Meskipun ketidakpastian ekonomi global meningkat, Indonesia tetap mencatat pertumbuhan PDB 5,12% pada kuartal II, yang mengesankan di antara negara G20, dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat rekor tertinggi sepanjang masa, menunjukkan kepercayaan modal internasional. Dia mengungkapkan setelah konfirmasi pertemuan dengan Menteri Investasi/Kepala BKPM, investasi kuartal III telah melampaui target, mendorong akumulasi investasi sepanjang tahun melampaui 1.400 triliun rupiah (target tahunan semula 1.900 triliun rupiah). Dia menekankan investasi bukan hanya pendorong utama pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mesin utama penciptaan lapangan kerja. Menghadapi volatilitas pasar global, Indonesia terus menarik investasi asing melalui optimalisasi iklim bisnis, Apple Inc. berencana mengumumkan investasi di Indonesia minggu depan sebagai contoh terbaru. Data saat ini menunjukkan bahwa Indonesia sedang melawan risiko eksternal dengan fundamental ekonomi yang kokoh, pertumbuhan investasi dan kepercayaan pasar membentuk siklus positif, menjadi landasan kuat untuk mencapai target ekonomi tahun ini.