PT Inalum (Persero) berencana membangun pabrik pemurnian alumina tahap kedua (SGAR Fase 2) di Mempawah, Kalimantan Barat, sebagai proyek perluasan SGAR tahap pertama, dengan target beroperasi pada 2028. Direktur Utama perusahaan menyatakan bahwa kapasitas tahap pertama adalah 1 juta ton alumina per tahun, ditargetkan mulai beroperasi secara komersial (COD) pada akhir 2025; tahap kedua juga memiliki kapasitas 1 juta ton per tahun, sehingga setelah beroperasi, produksi alumina nasional diharapkan meningkat menjadi 2 juta ton per tahun. Dia menyatakan bahwa dalam 30 tahun ke depan, permintaan aluminium Indonesia diperkirakan melonjak 600%, terutama didorong oleh baterai kendaraan listrik dan teknologi energi terbarukan. Namun saat ini, pasokan dalam negeri hanya memenuhi sekitar 46% kebutuhan aluminium primer, sisanya 54% bergantung pada impor. Untuk mengatasi kesenjangan pasokan-permintaan, Inalum berencana meningkatkan kapasitas produksi aluminium dari 275.000 ton saat ini menjadi 900.000 ton dalam lima tahun ke depan, guna meningkatkan swasembada dan mengurangi ketergantungan impor.