Forum Bisnis Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia (Indonesia SEZ Business Forum 2025) baru-baru ini digelar di Jakarta dengan tema "Mendorong Pertumbuhan Inklusif dan Berkelanjutan", bertujuan untuk menjadikan Indonesia sebagai tujuan investasi penting melalui dialog lintas sektor antara pemerintah, pengembang kawasan, investor, dan mitra strategis. Forum ini menghadirkan sambutan utama dari Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, sambutan selamat datang dari Wakil Koordinator Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Koordinator Perekonomian, serta paparan tentang gambaran umum KEK Indonesia oleh Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus. Acara terbagi dalam sesi SEZ Outlook 2026, Dialog Bisnis SEZ, Forum Bisnis, dan wawancara. SEZ Outlook 2026 mengusung tema "Transformasi KEK Indonesia: Daya Saing Global dan Prospek Investasi 2026", menghadirkan pembicara dari Lembaga Penelitian Ekonomi ASEAN dan Asia Timur, International Finance Corporation, Kementerian Investasi dan Hilirisasi, dan lainnya; Dialog Bisnis berfokus pada "KEK sebagai Katalis Pertumbuhan Ekonomi dan Keberlanjutan", menghimpun eksekutif dari Unilever, Sekretariat Kawasan Industri Indonesia, Worley Group, dan lainnya. Forum Bisnis terdiri dari tiga sesi, masing-masing membahas "Inovasi Hijau Menjamin Stabilitas Investasi Jangka Panjang", "Memperkuat Perdagangan Regional melalui Konektivitas KEK", dan "Menggali Peluang Pertumbuhan Tinggi di Berbagai KEK Indonesia", dipandu oleh para ahli di bidangnya; sesi wawancara akan mengundang perwakilan perusahaan yang berlokasi di KEK Gresik, Kendal, Mandalika, Sanur, dan lainnya untuk berbagi kisah sukses. Forum ini, melalui beragam topik dan partisipasi lintas sektor, membantu meningkatkan daya saing global dan daya tarik investasi KEK Indonesia.