Pembangunan fisik Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung Karangkates berkapasitas 100 MW AC di Waduk Karangkates, Kota Malang, Jawa Timur, resmi dimulai. Ini menandai fase baru integrasi pembangkit listrik energi terbarukan dengan infrastruktur air yang ada di Indonesia. Proyek ini juga merupakan langkah penting Indonesia dalam mewujudkan target emisi nol bersih dan rencana pengembangan listrik hijau. Upacara groundbreaking proyek telah dilaksanakan, dihadiri oleh perusahaan BUMN pengelola waduk, Perusahaan Umum Jasa Tirta I (PJT I), yang turut mendukung. Proyek ini dikembangkan oleh grup PT PLN (Persero), dan dilaksanakan bersama oleh PLN Nusantara Renewables, China Power Hong Kong Company, dan PJT I melalui Nusantara PLTS Karangkates. Direktur Utama PJT I menyatakan bahwa proyek ini mencerminkan perubahan signifikan dalam pemanfaatan multifungsi waduk di Indonesia, di mana Waduk Karangkates akan terus menjalankan fungsi utama pengelolaan sumber daya air sambil berkontribusi pada pasokan energi bersih nasional. Kombinasi teknologi PV terapung dengan infrastruktur waduk memungkinkan optimalisasi aset tanpa mengubah fungsi operasional inti waduk. PJT I menegaskan bahwa keamanan waduk dan fungsi pengelolaan sumber daya air merupakan pertimbangan inti dalam pembangunan proyek, dan seluruh tahap konstruksi akan mematuhi standar teknis keselamatan, memastikan layanan irigasi seperti pengendalian banjir, penyediaan air irigasi tidak terganggu. Pada upacara groundbreaking, para mitra melakukan presentasi proyek, laporan kemajuan, dan mengadakan upacara penandatanganan panel surya. Proyek Karangkates menyoroti tren penerapan sistem PV terapung di waduk Indonesia, memanfaatkan permukaan air waduk yang ada untuk membangun pembangkit listrik tanpa perlu lahan tambahan, dan bahkan dapat mengurangi penguapan air permukaan. PJT I menyatakan akan terus mendukung proyek yang mengintegrasikan pengelolaan sumber daya air dengan pengembangan energi terbarukan, guna mendukung tujuan nasional pembangunan infrastruktur dan transisi energi Indonesia.