Peringkat Mobil Terlaris Oktober di Indonesia
Data penjualan mobil Indonesia bulan Oktober telah dirilis, posisi lima besar merek tidak berubah, namun Suzuki dan Mitsubishi bertukar tempat. BYD naik ke peringkat keenam, merek seperti Fuso bergeser ke belakang. Total penjualan semua merek pada Oktober mencapai 77.191 unit, mencetak rekor tertinggi baru, naik 6,2% dibandingkan bulan sebelumnya. Penjualan kumulatif Januari-Oktober mencapai 710.406 unit, mencapai 83% dari target tahunan, namun data penjualan Neta sementara tidak tersedia karena belum dilaporkan. 20 merek terlaris Oktober 2024: Toyota 27.030, Daihatsu 14.096, Honda 8.633, Suzuki 5.491, Mitsubishi 5.486, BYD 2.488, Fuso 2.414, Hino 2
Pemerintah Indonesia Menindak Barang Impor Ilegal Senilai Rp490 Miliar dalam Seminggu
Tingkat Kandungan Dalam Negeri Tidak Tercapai, iPhone 16 Terhambat Penjualannya di Indonesia
Indonesia Perpanjang Bea Anti-Dumping Hadapi Dampak Impor Baja China
Dua Faktor Utama Pertumbuhan Pasar Mobil Indonesia
Pabrik Baterai Indonesia akan Pasok Merek Mobil China
SAIC-CATL bersama Kentjana Group membangun pabrik perakitan baterai di Indonesia. Pabrik berkapasitas produksi 20.000 unit baterai per tahun, dioperasikan oleh PT UABS Indonesia, dengan SAIC-CATL memegang 67% saham dan Kentjana Group 33%. Tahap awal akan memproduksi baterai untuk merek MG milik SAIC, dengan investasi sekitar Rp100 miliar dan luas area 5.000 meter persegi. Komponen dan modul akan diimpor dari China kemudian dirakit. CATL adalah merek baterai terkemuka global, SAIC memiliki lini produk yang lengkap. MG Indonesia akan menjadi pengguna pertama pabrik ini pada tahun 2024.
Pabrik Pengolahan Nikel Indonesia Menjadi Tautan Kunci dalam Rantai Pasokan Baterai Kendaraan Listrik Global
Perusahaan China CNGR Indonesia memproduksi logam nikel dan membuat prekursor baterai kendaraan listrik di Indonesia. Direktur Hubungan Masyarakatnya mengatakan bahwa Tesla, BYD, dan perusahaan mobil kelas dunia lainnya secara tidak langsung menggunakan bahan baku Indonesia, dan nikel sulfat dalam prekursor berasal dari nikel matte Indonesia. Meskipun proses produksi melibatkan rantai pasokan multinegara, Indonesia adalah tautan penting. Sebelumnya, Menteri Investasi mengungkapkan bahwa prekursor yang diproduksi oleh Huayou Indonesia di pabrik pengolahan nikel di Maluku Utara akan dipasok ke Tesla. Mulai 1 Januari 2025, Indonesia akan mengirimkan bahan baku baterai prekursor dari pabrik tersebut, dan telah mengirimkan 60–70% bahan baku setengah jadi
Investasi Apple di Indonesia Ditolak setelah Pelarangan, Empat Prinsip Akan Dibahas
Apple mengajukan proposal investasi sebesar 1 miliar dolar AS (Rp1,58 triliun) untuk menjual seri iPhone 16 di Indonesia, namun ditolak oleh Menteri Perindustrian Indonesia. Pemerintah akan melakukan negosiasi ulang karena proposal tersebut tidak memenuhi ekspektasi berdasarkan evaluasi ahli teknis, dan tidak mengikuti empat prinsip keadilan: Pertama, jumlah investasi Apple di Indonesia harus setara dengan negara lain yang sejenis; Nilai investasi harus setara dengan negara lain dan perusahaan elektronik lainnya (seperti Samsung, Xiaomi); Perhitungan nilai tambah dari impor dan pendapatan negara tidak sesuai harapan; Perlu mempertimbangkan dampak terhadap tenaga kerja d
Keunggulan Cadangan Nikel Dorong Kebangkitan Kuat Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik Indonesia
Perusahaan induk pertambangan milik negara MIND ID menyatakan, dengan cadangan nikel yang melimpah dan sumber daya mineral terkait, dalam lima tahun ke depan Indonesia akan menempati posisi strategis penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik global. Diperkirakan dalam lima tahun ke depan, pasokan nikel Indonesia akan mencapai 75% dari total global, saat ini sudah mencapai 60%. Namun Presiden Direktur MIND ID juga mengakui bahwa perusahaan menghadapi banyak tantangan, seperti konflik Rusia-Ukraina, konflik Timur Tengah, dan perang dagang AS-China sebagai isu global.\r\n\r\nNamun dari sudut pandang lain, tantangan ini juga membawa peluang bagi Indonesia. Karena Indonesia dalam urusan internasional mempertahankan
Harga Gas dan Batu Bara di Indonesia Naik Bersamaan, Konflik Timur Tengah Mendorong Kenaikan
Harga batu bara baru-baru ini melonjak ke level tertinggi dalam enam minggu, seiring kenaikan harga gas alam yang tajam. Harga batu bara Newcastle pada November naik menjadi 149,6 dolar AS per ton, dan diperkirakan mencapai 151,5 dolar AS pada Desember; harga batu bara Rotterdam pada November naik menjadi 123,45 dolar AS, dan akan mencapai 123,75 dolar AS pada Desember. Eskalasi konflik di Timur Tengah memicu kekhawatiran gangguan pasokan gas alam, menyebabkan volatilitas tinggi di pasar. Meskipun suhu yang lebih tinggi di Eropa Tengah dan Barat memperpanjang tren permintaan yang lemah, konflik Timur Tengah serta ketidakseimbangan pasokan dan permintaan energi tetap mendorong kenaikan harga gas dan batu bara. Selain itu, pengisian stok liburan Nasional China, penurunan produksi akibat hujan lebat, dan peningkatan konsumsi industri mendukung harga batu bara, sementara bank sentral China meluncurkan langkah-langkah stimulus baru untuk mengatasi perlambatan ekonomi dan krisis properti. Produksi energi terbarukan India turun 16%, sementara pembangkit listrik tenaga batu bara meningkat 15%, yang juga memengaruhi pasar batu bara.
Pemerintah Indonesia Berencana Mengembangkan Industri Hilir Kelapa Sawit Secara Besar-besaran
Pemerintah terus mendorong program hilirisasi industri, salah satunya di sektor agribisnis seperti kelapa sawit, karena nilai ekspor komoditas ini mencapai ratusan triliun rupiah. Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian menyatakan bahwa hingga saat ini, kelapa sawit merupakan salah satu komoditas yang berhasil menerapkan program hilirisasi industri. Hal ini terlihat dari peningkatan signifikan jumlah produk hilir kelapa sawit dalam 10 tahun terakhir. Sebelumnya, industri hilir kelapa sawit hanya memproduksi 45 jenis produk, kini produk hilir kelapa sawit telah mencapai lebih dari 200 jenis. Kelapa sawit menjadi contoh dan keberhasilan hilirisasi industri, baik untuk produksi pangan (oleofood), non
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia Terus Perkuat Kerja Sama dengan Perusahaan China
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan perusahaan China CNGR yang bergerak di bidang operasi nikel telah sepakat untuk bekerja sama di bidang energi dan mineral serta pengembangan sumber daya manusia (SDM). Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan Asisten Presiden CNGR di kawasan industri CNGR di China. Kunjungan dan penandatanganan MoU ini menandai dimulainya kerja sama strategis yang lebih mendalam, yang bertujuan untuk mencapai manfaat bersama. Kunjungan mereka ke kawasan industri China General Nuclear Power Group (CGN) dan penandatanganan MoU menandai dimulainya kerja sama antara Kementerian ESDM dan CGN.