Pengoperasian Kereta Cepat Jakarta-Bandung Akan Diambil Alih Sepenuhnya oleh Pemerintah Indonesia
Menteri Keuangan baru-baru ini menegaskan bahwa pemerintah Indonesia akan secara resmi mengambil alih pengoperasian PT KCIC, perusahaan patungan Indonesia-China yang mengoperasikan Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung. Saat ini, hal-hal terkait sudah hampir pasti, hanya menunggu proses hukum dan administratif resmi yang tersisa. Di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, ia mengatakan kepada media bahwa skema pengambilalihan KCIC sudah jelas, namun karena melibatkan banyak pihak, detail spesifik belum dapat diungkapkan; akan diumumkan secara serentak oleh pihak terkait pada saat yang tepat. Ia menekankan bahwa pengaturan inti pengambilalihan telah disepakati, hanya perlu menyelesaikan prosedur selanjutnya. Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Aset BUMN (BP BUMN)
Aturan Baru Harga Patokan Nikel Indonesia Picu Penolakan Industri
BYD Telah Mendaftarkan Danza sebagai Merek Denza di Indonesia
Penjualan Mobil Listrik Murni di Indonesia Melonjak 95,9% pada Kuartal Pertama
Indonesia Dorong Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Mengurangi Ketergantungan Bahan Bakar Minyak
Kinerja Gemilang BUMN Tambang Indonesia di Tahun Fiskal 2025
PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID), holding BUMN tambang Indonesia, tetap mencatatkan kinerja keuangan yang solid di tahun 2025 di tengah ketegangan geopolitik global dan tekanan makroekonomi. Saat ini, proses audit keuangan konsolidasi tahun 2025 masih berlangsung. Dalam sidang dengar pendapat dengan Komisi DPR baru-baru ini, Direktur Utama MIND ID mengumumkan data kinerja awal: laba bersih perusahaan mencapai Rp29 triliun, melampaui target sebesar 13%; pendapatan Rp159 triliun, melampaui target sebesar 4%; EBITDA Rp42 triliun, 3% lebih tinggi dari target. Ia menyatakan bahwa pencapaian ini diraih di tengah tantangan eksternal yang kompleks melalui optimalisasi efisiensi operasional dan pengendalian biaya yang ketat.
Pabrik Pengolahan Rare Earth Indonesia Mulai Dibangun 20 Mei, Diresmikan Prabowo
PT Timah (Persero) Tbk (kode saham TINS) mengumumkan bahwa pabrik pengolahan Logam Tanah Jarang (LTJ) Indonesia akan memulai peletakan batu pertama pada 20 Mei 2026. Proyek ini dibangun atas arahan Presiden Prabowo dan akan membantu Indonesia mengambil posisi penting dalam rantai pasok sumber daya langka global. Direktur Utama PT Timah dalam sidang dengar pendapat dengan Komisi XII DPR mengungkapkan bahwa proyek ini akan dikerjakan oleh PT Timah bekerja sama dengan PT Perminas. Berdasarkan pembagian tugas, PT Tim
Transformasi Truk Listrik di Indonesia Hadapi Banyak Tantangan, Kekurangan SDM Jadi Hambatan Utama
Pemerintah Indonesia terus mendorong elektrifikasi berbagai kendaraan seperti mobil penumpang, bus, dan truk. Namun, di sektor logistik yang menjadi inti, elektrifikasi truk masih menghadapi banyak kendala nyata sehingga sulit untuk diadopsi secara cepat. Saat ini, struktur penggunaan truk di industri logistik Indonesia sangat usang, menjadi masalah menonjol dalam transisi energi. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) menyatakan bahwa terdapat sekitar 6,4 juta truk beroperasi di Indonesia, dengan proporsi yang sangat rendah dalam kondisi usia pakai yang baik. Data menunjukkan sekitar 65% truk telah berusia lebih dari 20 tahun, bahkan beberapa telah beroperasi lebih dari 40 tahun.
Konflik Timur Tengah Dorong Relokasi Industri ke Kawasan Industri Indonesia
Akibat eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah yang terus meningkat, banyak perusahaan multinasional mulai mencari kawasan yang lebih stabil sebagai tujuan alternatif untuk relokasi produksi dan ekspansi bisnis. Sejumlah kawasan industri di Indonesia secara aktif memanfaatkan peluang investasi ini untuk menarik lebih banyak modal internasional. Pelaku industri umumnya berpendapat bahwa tren ini memberikan momentum strategis bagi Indonesia untuk meningkatkan daya tarik investasi di bidang manufaktur dan hilirisasi industri. Kawasan industri di berbagai daerah juga mempercepat peningkatan kapasitas dan layanan untuk secara proaktif menerima potensi relokasi industri. Kalangan bisnis dan pelaku industri menunjukkan bahwa Indonesia memiliki
Perusahaan China Bangun Pabrik Melamin Kelas Dunia di Indonesia
Proyek pembangunan pabrik melamin di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industri dan Pelabuhan Terpadu JIIPE, Gresik, Indonesia, dinilai akan memperkuat struktur industri kimia nasional Indonesia dan mendorong pengembangan industri rendah emisi karbon di daerah tersebut. Proyek ini dikembangkan oleh Golden Elephant Group (GEABH) dengan total investasi sekitar USD 600 juta atau setara Rp 10,25 triliun. Setelah selesai, akan menjadi salah satu fasilitas produksi melamin terbesar di dunia dan mengadopsi desain rantai industri terintegrasi penuh dari hulu ke hilir, menggunakan gas alam sebagai bahan baku, secara berurutan memproduksi amonia, urea hingga melamin akhir. Menteri Koordinator Perekonomian dalam pernyataan resmi menyatakan bahwa proyek ini merupakan bagian penting dari strategi Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya lokal dan memperkuat daya saing industri.
Indonesia Rencanakan Masukkan Mineral Ikutan Nikel ke dalam Perhitungan Harga Patokan
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berencana memasukkan mineral ikutan yang dihasilkan selama proses penambangan nikel, seperti kobalt dan besi, ke dalam cakupan perhitungan Harga Patokan Mineral (HPM), guna memperjelas nilai ekonomi sumber daya ikutan dan mendorong peningkatan harga referensi pertambangan secara keseluruhan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara di Kementerian ESDM di Jakarta menyatakan bahwa penyesuaian ini merupakan respons terhadap usulan Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI), dengan memberikan harga yang wajar terhadap mineral ikutan seperti kobalt dan besi serta memasukkannya ke dalam formula penetapan harga, sehingga meningkatkan harga referensi mineral secara keseluruhan. Ia menegaskan bahwa fokus reformasi ini adalah mengubah rumus perhitungan harga, bukan menyesuaikan frekuensi pengumuman harga. Saat ini, mineral Indonesia
Kenaikan Harga Bahan Baku Tekstil di Indonesia Menyebabkan Lonjakan Harga Pakaian Jadi
Konflik geopolitik di Timur Tengah yang terus meningkat menyebabkan kenaikan signifikan harga minyak dunia, berdampak langsung pada rantai pasok industri tekstil Indonesia dari hulu ke hilir. Para pelaku industri menyatakan kekhawatiran yang kuat terhadap prospek keberlanjutan usaha. Harga produk petrokimia sebagai bahan baku inti industri tekstil melonjak pesat, tekanan biaya produksi perusahaan meningkat drastis, yang secara bertahap akan merambat ke pasar akhir, memicu kenaikan harga pakaian jadi dan harga eceran secara menyeluruh. Ketua Asosiasi Produsen Serat dan Benang Sintetis Indonesia (APSyFI) menyatakan bahwa harga Paraxylene, bahan baku utama poliester, saat ini telah mencapai 1.300 dolar AS per ton, meningkat sekitar 40% dibandingkan dua minggu lalu.