Delegasi Pemerintah Provinsi Anhui melakukan kunjungan resmi ke Ibu Kota Nusantara (IKN) Indonesia untuk menjajaki peluang investasi strategis di bidang infrastruktur dan properti. Provinsi Anhui memiliki keunggulan di sektor manufaktur dan telah berpartisipasi dalam produksi peralatan terkait Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCIC). Delegasi dipimpin oleh Wakil Kepala Dinas Perumahan dan Pembangunan Perkotaan Provinsi Anhui. Properti menjadi fokus utama diskusi, di mana IKN sangat membutuhkan perumahan dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal pegawai negeri, TNI/Polri, dan masyarakat umum. Otorita Ibu Kota Nusantara menyambut investasi dari Anhui, mencakup proyek perumahan untuk berbagai kelompok pendapatan dari rendah hingga tinggi. Dengan mengandalkan teknologi manufaktur dan industri semen dari Anhui, diharapkan dapat mempercepat pembangunan perumahan IKN dan meningkatkan efisiensi. Pihak Tiongkok menyatakan harapan melalui kunjungan ini dapat memahami potensi IKN secara mendalam dan menghadirkan investor Anhui yang tepat untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Kerja sama ini dipandang sebagai langkah penting untuk mendukung IKN mewujudkan visi "Global City" dan pembangunan berkelanjutan, serta memperkuat posisi kuncinya dalam arsitektur peradaban global. Investasi Tiongkok di IKN telah mencapai hampir 70 triliun rupiah, meliputi berbagai sektor seperti energi, farmasi, dan lain-lain, dan minat investasi dari Anhui ini merupakan kelanjutan dari perhatian berkelanjutan Tiongkok terhadap IKN.